Home / DENPUR (page 5)

DENPUR

Baratayuda &Tokoh tak Tampak di Balik Kekalahan & Kemenangan

Bisma ya Dewabrata terpedaya. Tokoh sakti pewaris tahta Astina yang sesungguhnya itu, menjadi tumbal Baratayuda, perang dua trah cucunya. Sukma Dewi Amba yang ia tolak cintanya menjemput nyawanya di pinggir Palagan Kurukaseta. Oleh: ki bawang Dalang tanpa wayang Dari episode kain Baratayuda, Gatutkaca dijemput sukma Kalabendana, paman yang tanpa sengaja …

Read More »

Saatnya Menghitung Dosa-dosa Masa Lalu Sengkuni

Sore meranggas di tepian Tegal Kurukasetra. Palagan perang Baratayuda itu, senyap setelah malam menjelang. Para prajurit Kurawa dan bala Pandawa sedang merenungi kelelahan yang memuncak. Lelah oleh perang yang seperti sangat panjang, berat tak berkesudahan. Oleh ki Bawang Dalang tanpa wayang Perang semestinya sudah mau selesai. Baratayuda tinggal menunggu babak …

Read More »

Main Keroyokan Sebelum Brontoyudo

Prabu Duryudana ya Jakapitana ya Suyudana menarik nafas panjang. Ia sudah mengutus Patih Sengkuni dan Pandita Durna untuk mencari bantuan. Bantuan yang bisa menggertak atau kalau perlu mampu menyingkirkan para Pandawa. Oleh Ki Bawang dalang tanpa wayang Datanglah utusan raja Astina itu ke negeri Gilingwesi. Negeri tinggalan Prabu Kala Pracona. …

Read More »

Menyembunyikan Baladewa agar tak Ikut Pemilu

Pertapan Grojogan sewu senyap. Hanya sesekali kesiur angin mengirim suara lirih dedaunan yang bergesekan. Wasi Jaladara termangu, menunggu waktu yang berlalu dalam diam. Ia tak lelah menanti, karena perang suci Baratayuda siap memberi peran tersendiri. Oleh: Ki Bawang Dalang tanpa Wayang Seorang cantrik, anak Pertapan yang setia melayani sang Jaladara, …

Read More »

Dewabrata & Kisah Salah Memilih Pinangan

Dewabrata tertunduk, lesu. Ia adalah pangeranpati Astinapura. Sebagai putra mahkota, hidupnya mengalir tragis, bahkan menjadi picu pecah perang di Kurukasetra yang kondang dengan sebutan Baratayuda. Benar. Hari itu, ia harus mengambil keputusan sangat penting, bahkan untuk masa depan negerinya. Kepada Astina, ia amat mencintainya atau kepada sang ayah, Prabu Sentanu. …

Read More »

Pandawa Gugat & Puisi Ibu Kunthi

Gonjang-ganjing terjadi di Astinapura. Prabu Duryudana resah. Ia melihat negerinya dilanda hujan panjang tanpa berkesudahan. Salah mangsa, karena sudah seharusnya hujan tidak turun.   oleh Ki Bawang Dalang tanpa Wayang Bersama pancaroba yang tak menentu itu, keresahan terjadi. Kegaduhan muncul dipicu oleh banyak hal, bahkan hal yang kecil-kecil saja.  Prabu …

Read More »

Rahasia Baratayuda Bocor karena Pembicaraan Para Dewa Disadap

Sidang para dewa berlangsung tegang. Sebab, satu demi satu nama para ksatria ditentukan hidup dan matinya. Hari itu, dewata tengah menulis lakon Baratayuda yang menggemparkan. Lalu, memilih satu demi satu ksatria Pandawa yang akan menjadi lawan bala Kurawa. Inilah lakon paling menentukan jalannya Baratayuda. Oleh Ki Bawang Dalang tanpa  Wayang …

Read More »

Para Ksatria, Ayo Berkaca pada Tripama

Kurusetra sudah panas. Gerah yang menyusup bukan saja datang dari terik siang. Tapi juga suhu politik yang kian genting. Baratayuda sudah di bibir pintu. Oleh: Ki Bawang Dalang Tanpa Wayang Gerah yang sama juga memanggang hati Adipati Karno. Sulung Kunthi ini sedang menghadap sembah pada ibundanya itu. Ia takjim, ngapurancang, …

Read More »

Mas Petruk Menanti Pilres

Baiklah. Baratayuda memang sedang menititi saat-saat keramat. Babak demi babak memilukan sudah terjadi. Sementara para senapati perang berguguran, bagai dibawa bandang banjir kali Ciliwung. Menghela nafas sejenak, mari minggir di pinggir Kurusetra yang basah, bosah-baseh. Santai sebentar, menemui Kiai Petruk yang sedang memandang kosong, bersebelahan dengan Kiai Gareng dan Mas …

Read More »

Merindukan Yudhistira dalam Pilpres

Baratayudha sudaha dimulai. Kurusetra, palagan perang antara Pandawa dan Kurawa, bosah-baseh. Berantakan, penuh puing bekas pertempuran. Ada bangkai gajah, tulang jaran, rongsokan pedang, patahan kereta perang. Mengerikan. Juga, membuat ngenas. Oleh: Ki Bawang Dalang tanpa Wayang Hari itu, Prabu Salya maju sebagai senapati Kurawa. Ia adalah pemilik kesaktian paling ditakuti …

Read More »