Home / DENPUR (page 6)

DENPUR

Sesaji Aswameda Menjelang Tahun Politik

Oleh: Ki Bawang Dalang Tanpa Wayang Indraprasta berpesta. Raja muda Yudhistira  siniwaka, duduk di dampar kencana, tahta istana yang menyilaukan. Negeri Amarta yang ia perjuangkan bersama para Pandawa kini telah berdiri. Dan, dirinya yang menjadi Sang Prabu Puntadewa. Berdiirinya kerajaan megah milik para ksatria Pandawa itu, adalah Negara yang dibangun …

Read More »

Api Cinta (47): Kayak Guru Kesenian saja, Ndakik-dakik Berteori

“Beda, seni dan seniman,” tambahnya menirukan guru kesenian yang mengajar di kelas. Tidak boleh digebyah-uyah.  Seni itu luhur dan indah. Semua mata dapat memandang keindahan seni. Semua bangsa mengetahui keindahan yang sama. Keindahan bentuk bagian dari seni. Keindahan pemandangan bagian dari seni. Tulisan yang indah juga seni. Berbicara yang indah …

Read More »

Malem Minggu Lakone Pandawa Gugat

oleh Ki Bawang Dalang Tanpa Wayang Astinapura merana. Prabu Duryudana resah. Ia melihat negerinya dilanda hujan panjang tanpa berkesudahan. Salah mangsa, karena sudah seharusnya hujan tidak turun.  Bersama itu, pageblug terjadi. Banyak penyakit muncul, banyak ketimpangan sosial terjadi. Prabu Suyudana ya Duryudana ya Jakapitana merasa ada yang salah dengan negaranya. …

Read More »

Karno Tanding dan Kontrak Politik dalam Pilkada

Oleh: Ki Bawang Dalang tanpa Wayang Baratayuda adalah perang yang sudah dirancang sejak lama. Sejak para Pandawa dan Kurawa bahkan masih kanak-kanak.  Mereka yang kemudian berlaga, telah ditentukan dalam kitab para dewa. Juga, jalan hidup Adipati Karna ya Surya Putra ya Basukarno. Perang besar telah terjadi, dan Karno membela Kurawa. …

Read More »

Ontoseno Ngraman & Lagu Abimanyu

Oleh: Ki Bawang Dalang tanpa Wayang Gonjang-ganjing terjadi di Astina. Duryudana, raja yang sedang berkuasa bingung, sebab tidak tahu bagaimana mengalahkan Pandawa yang hanya lima orang itu. Padahal Baratayuda tinggal menghitung hari. Di tengah risau, persoalan lain bermunculan. Tapi yang paling membuat pening adalah kedatangan Pancawala dan Atasena. Mereka adalah …

Read More »

Membaca Tumbal Politik Patih Suwanda

Oleh: Ki Bawang Dalang tanpa wayang Ini negeri penuh puji, Maespati. Negeri indah, gemah-ripah, dipimpin Prabu Harjuna Sasrabahu yang sakti berjaya. Tapi bukan dia yang sedang menjadi lakon, melainkan Patih Suwanda, anak gunung yang semula dikenal sebagai Bambang Sumantri. Perjalanannya dari Pertapan Ardisekar, kampung halamannya, adalah perjalanan penuh ambisi, yang …

Read More »

Kresna Tiwikrama & Aroma Barathayuda

Astina disaput angin dingin senja itu. Hiruk-pikuk sesiang tadi, telah mengendap, menjadi gunjingan. Telik sandi menyebut Pandawa siap mengambi alih kekuasaan Suyudana sebagai Raja Astinapura. Dan, benar. Pagi berikutnya, datang Sri Kresna, Raja Duwarawati, penopang spirit Pandawa. Duryudana yang sedang bersidang terperanjat. Durna kalang-kabut. Sengkuni celingusan. Hanya Baladewa dan Adipati …

Read More »

Baratayuda dan Titik Apes Ksatria

Oleh: Ki Bawang Dalang tanpa wayang Tersebutlah Bisma ya Dewabrata terpedaya. Ialah tokoh sakti pewaris tahta Astina yang sesungguhnya. Tapi ia, menjadi tumbal Baratayuda, perang dua trah cucunya. Sukma Dewi Amba yang ia tolak cintanya yang menjemput nyawanya di pinggir Palagan Kurukaseta.   Dari episode kain Baratayuda, Gatutkaca dijemput sukma …

Read More »

Pandawa Dadu & Politik yang Mendewasakan

Oleh Ki Bawang Dalang Tanpa Wayang Pertaruhan yang sangat besar dibuat. Wijakangka ya  Puntadewa ya Yudhistira ya Darmakusuma, seperti tak peduli. Raja Amarta yang juga sulung Pandawa sudah menghitung, bakal kalah dalam perjudian melawan Kurawa yang memang ahli bertaruh segala taruhan. Tapi risiko sangat besar itu, bukan hanya menjadi perjudian …

Read More »

Karena Kurawa Menista Abiyasa

Oleh: Ki Bawang Dandanggulo Dalang Tanpa Wayang Begitulah Baratayuda. Perang besar yang sering disebut sebagai perang suci ini, dimulai jauh sebelum para Pandawa dan Kurawa tumbuh menjadi ksatria yang saling bersaing. Perang telah dimulai sejak mereka kanak-kanak. Maka tersebutlah Begawan Abiyasa yang waskita. Sesepuh Astina ini, amat dihormati oleh rakyat …

Read More »