Home / MAF / Bela Beli-57: Posdaya Peroleh Dukungan Politik Dua Pemimpin

Bela Beli-57: Posdaya Peroleh Dukungan Politik Dua Pemimpin

Bupati-Wakil Bupati Kulon Progo dr H Hasto Wardoyo, SpOG(K) dan Drs H Sutejo sepakat membangun wilayahnya menggunakan Posdaya.  Keduanya bersama-sama berkeinginan memajukan masyarakat yang dipimpinnya melalui model pendekatan berbasis keluarga. Intervensi langsung dalam keluarga memungkinkan menyelesaikan permasalahan secara intensif.

Bupati memberikan dukungan penuh terhadap berbagai upaya mengatasi kemiskinan di seluruh wilayah Kulon Progo. Melalui pengalaman lapangan selama bertugas sebagai dokter di banyak daerah, menjadikan disiplin ilmu yang dipadukan dengan kenyataan hidup di masyarakat menjadi modal membangun masyarakatnya.

Pendekatan berbasis keluarga sebagai institusi terdekat dengan masyarakat, memungkinkan mengatasi permasalahan dan mendapatkan hasil maksimal. Kearifan budaya yang berkembang di masyarakat sekaligus menjadi daya ungkit untuk membangun masyarakatnya.  Sentuhan sedikit saja akan membangunkan potensi yang selama ini terpendam menjadi kekuatan besar untuk mewujudkan kesejahteraan di masyarakat.

Bupati dan Wakil Bupati berbagi tugas untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di sekitar kepemimpinannya. Keduanya sepakat untuk menyelesaikan kemiskinan di wilayah kerjanya.

Dalam hal mengatasi permasalahan kemiskinan, keduanya tidak ada perbedaan dalam menyelesaikannya. Keduanya bahkan saling mendukung kebijakan dan langkah yang ditempuh sehingga menghasilkan hasil kongkrit dan langsung terasa manfaatnya di masyarakat.

Keserasian dua pemimpin dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi masyarakat, menumbuhkan harmoni sehingga dukungan mengalir dari berbagai pihak untuk turut serta mengatasi permasalahan yang muncul di masyarakat.

Masyarakat miskin yang memperoleh dukungan pemberdayaan dari berbagai pihak merasa kehadiran pemimpin dalam membantu menyelesaikan persoalan hidupnya. Mereka tidak merasa sendirian menanggung beban yang dihadapi. Masih ada tempat mengadu untuk turut serta menanggung penderitaan yang dihadapi sehingga cara menyelesaikan permasalahannya menjadi lebih mudah, terkoordinasi dan terprogram secara lebih baik. (bersambung)

About redaksi

Check Also

Iki Loh Swasono nek Isuk-isuk Mlaku Nang Mbantul

Isuk tansah iseh adem. Srengenge durong ngetoke raine. dadi suasana iseh ketok peteng.  Ning, aku …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *