Home / MAF / Ini Silaturahmi Pertama Paguyuban Mawas Desa Sogan tahun 2019

Ini Silaturahmi Pertama Paguyuban Mawas Desa Sogan tahun 2019

Dinten Ahad Kliwon, 13 Jumadil Awal 1952 tahun Jawi utawi 20 Januari 2019 tahun Masehi, wargo Sogan wonten ing tlatah Jakarta lan sekitaripun, ngawontenaken pakempalan. Lenggah wonten dalemipun Bopo Paryanto ing Cilodong, Depok, sedoyo wargo Sogan rawuh.

Masyarakat Sogan yang tergabung dalam Paguyuban Manungaling Warga Sogan (Mawas) terlihat guyup-rukun, mengikuti pertemuan yang merupakan silaturahmi pertama di tahun 2019 ini. “Hampir semua anggota Mawas datang, ya kira-kira 80 persen bisa rawuh jadi terasa meriah,” kata Agus Saharjo, salah seorang pengurus Mawas.

Suasana terasa sangat hangat, karena ini menjadi momentum pertama di tahun yang baru. Selain para sesepuh Mawas yang masih aktif menghimpun para warga, anak-anak muda generasi baru Mawas juga mulai bermunculan.

Seperti biasa, acara dimulai dengan doa bersama, kemudian tausyiah. Ini yang membuat para warga semakin rumaket. Lalu, acara yang juga penting sebagai perekat persaudaraan adalah arisan. Sebab dari sinilah segala yang seru tercipta, terutama rasa deg-degan saat menunggu giliran mendapatkan jatah arisan.

“Kita juga melakukan rembugan, menyusun program Paguyuban Mawas selama tahun 2019 ini. Selain melanjutkan kegiatan rutin tahun sebelumnya, banyak program yang disiapkan oleh para pengurus untuk satu tahun,” kata Pak Agus yang juga Sekretaris Badan Koordinasi Paguyuban Kulon Progo (Bakor PKP).

Mangunggalin Masyarakat Sogan, memang termasuk paguyuban masyarakat Kulon Progo yang cukup kuat. Ditopang oleh anggotanya yang cukup banyak, Mawas termasuk paguyuban yang tertua di Jakarta dan sekitarnya. Setkdanya, sudah sejak era 80an, Mawas sudah mampu menunjukan eksistensinya sebagai paguyuban yang solit dengan anggota yang kompak.

“Dalam penyusunan program kerja pengurus Mawas juga tercantum point dukungan penuh pada program kerja Bakor PKP. Karena kami anggota Bakor PKP, sudah sejak awal komitmen mendukung, termasuk program iuran anggota setiap bulan,” tambah Agus Saharjo.(kib)

About redaksi

Check Also

Iki Loh Swasono nek Isuk-isuk Mlaku Nang Mbantul

Isuk tansah iseh adem. Srengenge durong ngetoke raine. dadi suasana iseh ketok peteng.  Ning, aku …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *