Home / MAF / Bela Beli-58: Saling Membantu Antara yang Kaya dan Miskin

Bela Beli-58: Saling Membantu Antara yang Kaya dan Miskin

Diawali pembentukan 257 Posdaya di Kulon Progo, tiga kecamatan yaitu Pengasih, Temon dan Panjatan. Berkembang dan  menjadi 360 Posdaya di seluruh desa dan kelurahan yang ada.

Posdaya sebagai bagian program pengentasan kemiskinan Pemda Kulon Progo, DIY, pun semakin lengkap dengan 115 warung Posdaya. Warung Posdaya Binangun dan KAKB ekonomi produktif sebanyak 84. Posdaya di Bumi Menoreh Kulon Progo terus berkembang.

”Posdaya Keluarga Asuh Keluarga Binangun (KAKB) yang merupakan salah satu program penanggulangan kemiskinan yang berprinsip gotong royong, saling membantu antara yang kaya dengan yang miskin,” kata Bupati. Pembentukan Posdaya selanjutnya diikuti dengan KAKB dengan usaha warung dan usaha ekonomi produktif dilakukan seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Kulon progo.

Pembentukan Posdaya selanjutnya diikuti usaha KAKB yang kegiatannya usaha warung Posdaya Binangun. Kecamatan Temon dengan jumlah desa 15 telah terbentuk Posdaya 56, jumlah warung KAKB 15, jumlah KAKB ekonomi produktif empat.

Sedangkan Kecamatan Wates dengan jumlah desa 8, Posdaya terbentuk 14 buah, warung KAKB 11 dan warung ekonomi produktif 11. Sedangkan Kecamatan Panjatan, jumlah desa 11, Posdaya 101, jumlah KAKB Warung 11, jumlah KAKB ekonomi produktif enam.

Di Kecamatan Galur, jumlah desa tujuh, jumlah Posdaya 19, KAKB Warung 21, dan KAKB ekonomi produktif satu. Untuk Kecamatan Lendah, jumlah desa enam, Posdaya satu, jumlah warung KAKB enam.  Sementara di Kecamatan Sentolo, jumlah desa delapan, jumlah Posdaya 27, KAKB warung 15 dan jumlah KAKB ekonomi produktif 32.

Kecamatan Pengasih, jumlah desa tujuh, jumlah Posdaya 100, jumlah KAKB warung enam, dan jumlah KAKB ekonomi produktif lima. Sementara di Kecamatan Kokap jumlah desa lima, Posdaya 21, jumlah warung KAKB enam, jumlah KAKB ekonomi produktif lima. Di Kecamatan Giri Mulyo, jumlah desa empat, jumlah Posdaya empat, jumlah KAKB warung lima, jumlah KAKB ekonomi produktif lima.

Kecamatan Nanggulan, jumlah desa enam, jumlah Posdaya enam, jumlah KAKB warung delapan, jumlah KAKB ekonomi produktif delapan. Untuk Kecamatan Samigaluh, jumlah desa tujuh, Posdaya tujuh, jumlah KAKB warung tujuh, KAKB ekonomi produktif masih dalam pembentukan. Sementara di Kecamatan Kalibawang, jumlah desa empay, jumlah Posdaya empat, KAKB warung empat, jumlah KAKB ekonomi produktif empat.

Kabupaten Kulon Progo yang memiliki 88 desa/kelurahan awalnya memiliki 257 Posdaya kini telah bertambah 103 Posdaya menjadi 360 Posdaya. Sementara KAKB warung 115 dan jumlah KAKB ekonomi produktif sebanyak 84.

”Dari ratusan Posdaya Binangun ini, diharapkan semakin mantap dan mandiri dengan adanya warung Posdaya. Dengan terbentuknya Posdaya yang disertai pembentukan kelompok keluarga binangun akan membantu upaya pembangunan Pemerintah Daerah Kulon Progo menuju pencapaian tujuan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati.

Wakil Bupati Kulon Progo Drs Sutejo  menambahkan, dirinya sangat mendukung kegiatan pembangunan keluarga melalui Posdaya Binangun ini. ”Apalagi Posdaya mengkoordinasikan setiap kegiatan pemberdayaan yang sudah ada di masyarakat, sehingga Posdaya dijadikan sebagai wadah untuk menampung setiap permasalahan yang ada di masyarakat serta mencarikan solusinya,” tuturnya.

Dengan terbentuknya Posdaya di tiap desa, tambah Sutedjo, menjadikan semua potensi dan sumberdaya yang ada di masyarakat bisa dioptimalkan. Terlebih sasaran utama dari Posdaya adalah seluruh masyarakat keluarga yang ada di Kulon Progo. Dalam pelaksanaan kegiatan sehari-harinya Posdaya membentuk kelompok kerja. (bersambung)

About redaksi

Check Also

Iki Loh Swasono nek Isuk-isuk Mlaku Nang Mbantul

Isuk tansah iseh adem. Srengenge durong ngetoke raine. dadi suasana iseh ketok peteng.  Ning, aku …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *