Home / MAF / Bela Beli-56: Posdaya Mendapat Dukungan Masyarakat

Bela Beli-56: Posdaya Mendapat Dukungan Masyarakat

Posdaya mendapat dukungan sepenuhnya dari semua unsur pemerintah. Wakil Bupati Kulon Progo Drs Sutejo memberi apresiasi terhadap program pemberdayaan. Posdaya membantu masyarakat keluar dari kemiskinan menuju masyarakat yang sehat, sejahtera dan bahagia.   

Selaku Wakil Bupati Kulon Progo dirinya sangat mendukung kegiatan pembangunan keluarga melalui Posdaya Binangun ini. ”Apalagi Posdaya mengkoordinasikan setiap kegiatan pemberdayaan yang sudah ada di masyarakat, sehingga Posdaya dijadikan sebagai wadah untuk menampung setiap permasalahan yang ada di masyarakat serta mencarikan solusinya,” tuturnya.

Dengan terbentuknya Posdaya di tiap desa tambahnya, menjadikan semua potensi dan sumberdaya yang ada di masyarakat bisa dioptimalkan. Terlebih sasaran utama dari Posdaya adalah seluruh masyarakat keluarga yang ada di Kulon Progo.

Ditambahkan, dalam pelaksanaan kegiatan sehari-harinya setiap Posdaya membentuk pula kelompok kerja (Pokja). Meliputi Pokja Keagamaan, Pokja Kesehatan dan KB, Pokja Pendidikan, Pokja Kewirausahaan, Pokja Lingkungan Hidup, serta kesenian. Selain itu, ada juga kegiatan sosial lainnya.

Posdaya di Kecamatan Sentolo, misalnya, ada kegiatan sosial seperti asuransi kesejahteraan sosial untuk menjamin kesehatan masyarakat miskin, penggalangan dana untuk santunan anak yatim piatu, penggalangan dana untuk bazar, pasar murah, serta memfasilitasi bantuan untuk penyandang cacat, gakin, dan lansia.

Disebutkan, di Kecamatan Temon dengan jumlah desa 15 telah terbentuk Posdaya 56, jumlah warung KAKB 15, jumlah KAKB ekonomi produktif 4. Sedangkan Kecamatan Wates dengan jumlah desa 8, Posdaya terbentuk 14 buah, warung KAKB 11 dan Warung ekonomi produktif 11. Sedangkan Kecamatan Panjatan, jumlah desa 11, jumlah Posdaya 101, jumlah KAKB Warung 11, jumlah KAKB ekonomi produktif 6.

Di Kecamatan Galur, jumlah desa 7, jumlah Posaya 19, KAKB Warung 21, dan KAKB ekonomi produktif 1. Untuk Kecamatan Lendah, jumlah desa 6, Posdaya satu (1), jumlah warung KAKB 6, jumlah KAKB ekonomi produktif. Sementara di Kecamatan Sentolo, jumlah desa 8, jumlah Posdaya 27, KAKB Warung 15 dan jumlah KAKB ekonomi produktif 32.

Kecamatan Pengasih, jumlah desa 7, jumlah Posdaya 100, jumlah KAKB warung 6, dan jumlah KAKB ekonomi produktif 5. Sementara di Kecamatan Tukaf, jumlah desa 5, Posdaya 21, jumlah warung KAKB 6, jumlah KAKB ekonomi produktif 5. Di Kecamatan Giri Mulyo, jumlah desa 4, jumlah Posdaya 4, jumlah KAKB warung 5, jumlah KAKB ekonomi produktif 5.

Kemudian di Kecamatan Nanggulan, jumlah desa 6, jumlah Posdaya 6, jumlah KAKB warung 8, jumlah KAKB ekonomi produktif 8. Untuk Kecamatan Samigaluh, jumlah desa 7, Posdaya 7, jumlah KAKB warung 7, KAKB ekonomi produktif masih dalam pembentukan. Sementara di Kecamatan Kalibawang, jumlah desa 4, jumlah Posdaya 4, KAKB warung 4, jumlah KAKB ekonomi produktif 4.

Kabupaten Kulon Progo yang memiliki 88 desa/kelurahan yang tadinya hanya memiliki 257 Posdaya kini telah bertambah 103 Posdaya menjadi 360 Posdaya. Sementara KAKB warung 115 dan jumlah KAKB ekonomi produktif sebanyak 84.

”Dari ratusan Posdaya Binangun ini, diharapkan semakin mantap dan mandiri dengan adanya warung-warung Posdaya. ”Dengan terbentuknya Posdaya yang disertai pembentukan kelompok-kelompok keluarga binangun akan membantu upaya pembangunan Pemerintah Daerah Kulonprogo menuju pencapaian tujuan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.(bersambung)

About redaksi

Check Also

Iki Loh Swasono nek Isuk-isuk Mlaku Nang Mbantul

Isuk tansah iseh adem. Srengenge durong ngetoke raine. dadi suasana iseh ketok peteng.  Ning, aku …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *