Home / MAF / Bela Beli-35: Pangan Lokal untuk Deversifikasi

Bela Beli-35: Pangan Lokal untuk Deversifikasi

Dua Posdaya mengikuti sosialisasi pangan lokal. Sosialisasi Pangan Lokal dalam rangka pengembangan dan deversifikasi produk antara, di ruang rapat Gedung Radiyo Suyoso Kepatihan, Pemerintah Provinsi Yogyakarta. Pertemuan diprakarsai Dinas Pertanian diselenggarakan Yogyakarta

Posdaya Mawar II dari Dusun Pendem Desa Sidomulyo dan Posdaya Dahlia V dari Dusun Kalinongko, Desa Kedungsari menjadi peserta. Peristiwa itu merupakan pengakuan bagi berkembangnya Posdaya di Kecamatan Pengasih yang tersebar di seluruh desa.

Pengembangan Posdaya di kecamatan ini dimulai dengan kunjungan silaturahmi Yayasan Damandiri tahun 2009. Menindaklanjuti kunjungan salah satu pimpinan LPM Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST). Segera setelah pertemuan menggelar sosialisasi di 26 desa di Kecamatan Pengasih. Sosialisasi yang dilaksanakan bersama tim dari UST tersebut berhasil membentuk dan mengisi kegiatan Posdaya secara efektif dan menarik.

Berdasarkan pengalaman dalam bidang KB di masa lalu, Posdaya di Pengasih umumnya mempunyai Posyandu dengan kegiatan yang fokus usaha menurunkan tingkat kematian ibu dan anak. Upaya ini dilakukan dengan mengajak pasangan usia subur muda untuk ber-KB bagi yang belum ber-KB, atau mendatangi Puskesmas dan bidan di desa bagi yang mengandung. Bidan di desa dikerahkan memberikan pelayanan KB yang makin intensif, umumnya dalam pelayanan suntik KB sekali setiap tiga bulan.

Dalam kegiatan mencegah kematian bayi dikembangkan imunisasi yang lengkap, kontrol gizi dan anjuran memberikan makanan tambahan dengan percontohan di Posyandu, LPM UST segera menggelar pelatihan ketrampilan bagi ibu-ibu yang mempunyai anak balita setelah anak-anak masuk dalam kegiatan PAUD. Di beberapa dusun kegiatan pelatihan ini menghasilkan ibu dan keluarga yang bisa ikut serta dalam usaha ekonomi produktif menambah penghasilan keluarga.

Sebagian dari usaha ekonomi produktif itu diberi dukungan biaya awal dari UST dan Yayasan Damandiri sebagai pancingan ringan. Tetapi ada pula yang mendapat bantuan dari Lembaga Keuangan Desa (LKD) yang dibentuk dan tersebar di seluruh desa. LKD yang mendapat pembiayaan dari Pemda Kulonprogo tersebut membantu rakyat desa dengan jaminan ketekunan mereka dalam usaha ekonomi yang membawa manfaat.

Dengan kegiatan dalam bidang KB, Kesehatan dan pendidikan anak usia dini, Posdaya pemula di Kecamatan Pengasih yang mulai mengadakan pelatihan ketrampilan makin menarik minat keluarga dari desa lainnya. Sosialisasi yang dilakukan dengan terus menerus menyebarkan minat untuk membentuk Posdaya di desa dan dukuh lainnya.(bersambung)

About redaksi

Check Also

Iki Loh Swasono nek Isuk-isuk Mlaku Nang Mbantul

Isuk tansah iseh adem. Srengenge durong ngetoke raine. dadi suasana iseh ketok peteng.  Ning, aku …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *