Home / MAF / Baznas Luncurkan Layanan Berkurban Lewat Situs Belanja

Baznas Luncurkan Layanan Berkurban Lewat Situs Belanja

Ada pernyataan menarik dari Ketua Umum Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Prof Dr Bambang Sudibyo. Sebab, ia menyinggun soal mantan koruptor yang sudah bertaubat. Lalu, ingin melakukan kurban di hari raya Idul Adha.

“Silahkan jika mereka telah insyaf dan ingin berkurban lewat BAZNAS. Kalau mereka diperbolehkan untuk sholat, masak mereka dilarang untuk berkurban,” kata Prof  Bambang pada peluncuran layanan kemudahan berkurban melalui Shopee di Jakarta, Rabu, 15 Agustus 2018.

Tahun ini BAZNAS kembali  melayani ibadah kurban masyarakat pada Hari Raya Idul Adha 1439 H melalui situs belanja Shopee. Kurban yang ditunaikan melalui situs belanja   tersebut akan disalurkan pada Program Kurban Berdayakan Desa.

Hadir dalam acara tersebut Ketua BAZNAS, Prof. Dr. Bambang Sudibyo, MBA, CA dan Country Brand Manager Shopee, Rezki Yanuar. Menurut Rezki Yanuar dari Shopee mengakui, pihaknya tidak akan meneliti sampai detail apakan uang yg digunakan seorang koruptor berasal dari hasil korupsi atau tidak.  “Saya kira tidak akan sedetail itu kita menelitinya,” ungkapnya.

Bambang mengatakan, melalui kerjasama dengan Shopee, BAZNAS memberikan kemudahan kepada para pekurban dalam menunaikan kurbannya. Ia optimis masyarakat akan menyambut baik layanan ini karena pelanggan Shopee saat ini tersebar di 515 kota dan kabupaten di Indonesia.

Kurban yang ditunaikan melalui program “Shopee Berkurban” akan turut dalam Program Kurban Berdayakan Desa yang tujuannya bukan hanya untuk melayani para pekurban menjalankan ibadah, namun juga melakukan pemberdayaan ekonomi pedesaan, khususnya para peternak.

Melalui Kurban Berdayakan Desa, hewan kurban langsung dibeli dari peternak-peternak di desa, tidak melalui pengepul besar di kota. Setelah itu, hewan kurban juga disembelih dan didistribusikan di desa tersebut bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Dengan demikian, para peternak dan masyarakat pedesaan mendapatkan manfaat ekonomi dari pembelian hewan kurban, sekaligus mendapatkan tambahan asupan gizi dari daging yang dibagikan,” katanya.

Layanan Kurban Berdayakan Desa melalui Shopee akan berlangsung mulai 13 sampai 22 Agustus 2018. Layanan ini akan memudahkan masyarakat yang beribadah sambil berbelanja.

Rezki Yanuar mengatakan, menunaikan kurban melalui transaksi online kini menjadi sesuatu yang diminati karena praktis dan mudah.  “Shopee tidak hanya memberikan kemudahan bagi para pengguna4 untuk membeli kurban secara online namun  pengguna dapat membeli kurban secara patungan melalui fitur Group Hemat di Shopee,” katanya.

Melalui fitur “Group Hemat” Shopee, umat Islam dapat memiliki akses yang lebih mudah untuk menunaikan kurban, terutama bagi mereka yang hendak untuk berkurban sapi.  “Untuk patungan kurban melalui fitur Group Hemat di Shopee, pengguna cukup memilih sapi kurban dari lembaga penyalur kurban yang diminati dan mengumpulkan 7 orang untuk membeli kurban bersama. Nantinya, masing – masing dari anggota grup akan mendapatkan sertifikat tanda bukti kurban yang telah disalurkan,” katanya. (lim)

About redaksi

Check Also

Iki Loh Swasono nek Isuk-isuk Mlaku Nang Mbantul

Isuk tansah iseh adem. Srengenge durong ngetoke raine. dadi suasana iseh ketok peteng.  Ning, aku …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *