Home / KEMAT (page 4)

KEMAT

Tampil Sakral bersama Poetoet Sadjen

Hari ini, mari mengawali penampilan bersama sang poetoet sadjen dan pajimatan poetoet luk lima. Dengan warangka sandang walikat kayu cemorosari, meski kadang raga tertatih, atau ketika semangat mulai letih, rasanya tidak harus batin merintih. Tentu tidak. Bahkan ketika anak anak bumi pertiwi banyak yang durhaka dan menjadi malin kundang bagi …

Read More »

Kabupaten Ambal-4: Puja Gamawijaya, Pahlawan atau Penjahat?

Kabupaten Ambal yang penuh pesona masa silam, memang mengalirkan banyak cerita. Termasuk cerita tentan Puja Gamawijaya. Ialah tokoh yang mengantarkan Poerbanegara menjadi Bupati Ambal satu-saatunya sepanjang 44 tahun. Gamawijaya, dalam sejarah versi umum, digambarkan sebagai berandal yang meresahkan. Terutama bagi penguasa Mataram saat itu. Tapi menurut versi yang tersembunyi, Gamawijaya …

Read More »

Kabupaten Ambal-3:Poerbonegoro, Penumpas Brandal Poedja Gamawidjaya

Nama Ambal bagi masyarakat Jawa Tengah tentu nama yang asing. Lokasinya di wilayah pesisir Selatan pulau Jawa atau dikenal dengan wilayah Urut Sewu. Kini, orang mengenalnya sebagai daerah kunjungan wisata. Selain memiliki pantai yang menawan, secara historis Ambal ditalikan oleh nilai-nilai masa silam yang kaya sejarah dan budaya. Dari sisi …

Read More »

Sekali lagi, Ini Dia Keris Sombro yang Prasojo

Di dunia perkerisan siapa yang tidak mengenal keris sombro. Keris dengan bentuk sangat sederhana (hanya seperti bilah pisau) namun memiliki banyak tuah dan dikenal memiliki unsur isoteri yang sangat luar biasa. Keris berdapur sombro adalah buatan seorang empu wanita yang bernama Nyai Sombro. Namun keberadaan Nyai Sombro sendiri hingga sekarang …

Read More »

Kabupaten Ambal-2: Ini Tentang Ngabei Mangunprawira

Rumah tua itu, berbentuk limasan. Ketuaan terasa sangat menyengat, sejak berada di halaman. Rumah ini, diperkirakan merupakan bagian belakang dari pendopo Kabupaten Ambal yang hanya memiliki satu bupati. Lalu siapa Bupati Ambal yang hanya satu orang itu? Ia adalah Kanjeng Raden Adipati Haryo Poerbanegara. Memiliki masa kekuasaan dari 1828-1872,  Poerbanegara …

Read More »

Kabupaten Ambal-1: Saat Suasana Damai Menyapa

Datang ke Kabupaten Kebumen, berhati-hatilah. Ini adalah tempat wingit dari masa silam. Kawasan tua yang banyak disebut dalam sejarah. Saya bersama Ki Setyo Budi, budayawan, dalang, dan Ketua Perkumpulan Tosan Aji Brajabumi, melakukan perjalanan spiritual ke Kebumen. Dan, dimulai dari bekas Pendopo Kabupaten Ambal. Penyusuran spiritual di Kebumen berada dalam …

Read More »

Hari Kedua Lebaran, Perkumpulan Tosan Aji Brajabumi Sowan Bupati

Kemarin, di hari kedua Lebaran, atau Kamis, 06 Juni 2019, para pengurus dan anggota Perkumpulan Tosan Aji Brajabumi, sowan Bupati Kebumen, KH Yazid Mahfud. Pertemuan yang juga dihadiri Wakil Bupati, H Arif Sugiyanto itu, bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen. Hadir dalam kesempatan tersebut H.R. Ageng Sulistyo Handoko beserta …

Read More »

Pangeran Nata Adiguna Mas’ud Thoyib Mengoleksi Keris Terpanjang

Suasana perayaan Ulangtahun Kota Sumedang, 21 April 2019 lalu, terasa berbeda. Kota tua peninggalan kejayaan keraton Sumedang itu,  berusia 441 tahun. Ada pesta besar yang ditandai dengan kirab budaya. Ribuan orang tumpah ruah di sepanjang jalan, menyebut iring-iringan kirab yang mengah. Tajuk yang diusung juga tidak kalah gagah yaitu, Kirab …

Read More »

Jika Keris Dibabar di Tengah Bazar

Mewadahi para pecinta keris, penggiat budaya, serta pelestari tosan aji, peranan Perkumpulan Brajabumi, sangat besar. Ada kesadaran bahwa edukasi merupakan panggilan tak terelakkan sebagai perwujudan kecintaan pada salah satu bentuk budaya adiluhung itu. Inilah yang membuat Brajabumi tak henti memanfaatkan berbagai kesempatan untuk melakukan edukasi pada publik mengenai berbagai hal …

Read More »

Kembang Kacang Nguku Bimo yang Birowo

Banyak yang menarik setiap kali meneliti sebilah keris. Dari sisi estetika, berlimpah detail yang rumit, menunjukkan tingkat penguasaan teknik yang kadang tidak terjangkau nalar. Seorang empu keris, memang manusia linuwih yang mengerti, bahkan teknologi tinggi di zaman yang masih lampau. Lihat saaja, pamor, dhapur dan segala rijikan pada sebilah duwung. …

Read More »