Home / PMD / TMMD Sengkuyung Tahap II Kodim Kulon Progo Resmi Ditutup

TMMD Sengkuyung Tahap II Kodim Kulon Progo Resmi Ditutup

Hari ini, Kodim 0731 menggelar  penutupan kegiatan TMMD sengkuyung II tahun 2018. Bertempat di lapangan Desa Pagerharjo Samigaluh Kulon Progo, penutupan dilangsungkan dalam suasana yang khidmad.

Seperti diketahui, kegiatan TMMD sekuyung II ini, telah menyelesaikan perbaikan 30 rumah layak huni. Juga merehab sejumlah bangunan lainnya. Termasuk puluhan rumah ibadah yang memang dirasa perlu perbaikan.

“Manunggal Membangun Karakter Generasi Milenial  adalah tema TMMD tahun ini. Tujuannya, guna mencapai sasaran sasaran fisik sekaligus berupaya menjawab masalah-masalah infrastruktur jalan di desa-desa terpencil atau terisolir. Selain itu, juga masalah fasilitas umum serta rendahnya kualitas hidup masyarakat,” jelas Dandim 0731 Kulon Progo, Letkol Inf Dodit Susanto A.Md.

Untuk TMMD tahun 2018, telah berhasil merehabilitasi lebih dari 200 unit rumah tidak layak huni,  pembukaan 86 Km jalan baru. Termasuk   pengerasan dan betonisasi 60 km jalan di Pedukuhan Ngentak,  Desa Pagerharjo,  Samigaluh.

Selain itu,  perbaikan 30 rumah ibadah dan 8 sekolahan,  pembangunan jembatan dengan panjang total 252 m,  pembuatan 42 unit MCK,  pembangunan poskamling dan saluran drainase di lebih 30 desa,  pemberian kambing kepada peternak binaan serta penanaman 3500 pohon di konservasi alam.

Pada penutupan  itu, Letkol Inf Dodit Susanto A.Md membacakan amanat KSAD yang antara lain Pembangunan wilayah desa merupakan salah satu realisasi dari kebijakan nasioanal nawacita yang ingin mewujudkan pembangunan Indonesia dari pinggiran.

Lebih jauh titik fokus pembangunan nasional berupaya untuk mewujudkan kestabilan dan kemajuan Indonesia secara keseluruhan. Salah satu peran nyata TNI dalam mendukung pembangunan adalah turut serta pada kegiatan TMMD ke-102 TA 2018 yang diselenggarakan selama 30 hari mulai tanggal 10 Juli hingga 8 Agustus 2018.

Selain mewujudkan kemanunggalan TNI dan rakyat, TMMD yang dilaksanakan 3 kali dalam setahun ini merupakan wahana untuk menggelorkan kembali semangat gotong royong, rasa cinta tanah air,  kewasdaan bangsa serta ketahanan nasional guna menjaga keutuhan NKRI kepada masyarakat dan generasi milenial. (yad)

About redaksi

Check Also

Bebas denda pajak PKB dan BBNKB diperpanjang hingga Desember 2020

Wates, Kabarno.com – Mendasar Peraturan Gubernur nomor 82 tahun 2020 tertanggal 21 september 2020, bahwa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *