Home / KEMAT / Parangkusumo-9: Bertetirahlah, Mesuraga, Hening-wening

Parangkusumo-9: Bertetirahlah, Mesuraga, Hening-wening

Untuk mencapai kaki tebing, tempat yang sisa kecipak ombak menerpa wajah, pertolongan yang diandalkan hanya kemujuran. Sebab, alat-alat keselamatan yang tersedia hanya akar pohon atau tonjolan tebing.

Ada empat tangga, tapi tidak cukup menjamin keselamatan, oleh sebab tangga-tangga itu kelewat bersahaja. Dulu ada pula besi, namun sudah ditinggalkan, karena berkarat, aus tergerus asin air laut. Para tetua setempat, menyarankan, berlakulah seperti cicak, merayap, merapat ke dinding. Sebab, saat itu, peziarah sedang memasuki Batu Gedeg. Perjalanan bagai cicak, terus dilakukan, sampai melewati tonjolan tebing yang disebut Bokong Semar.

Sungguh sebuah trek pendakian yang menguras rasa ngeri, meski tidak sedang menakhlukan ketinggian gunung. Selebihnya, yang utama, untuk menjaga keselamatan, sudah pasti izin Kanjeng Ratu Kidul, untuk sowan di pertapaannya.

Perjalanan fisik selesai di mulut goa. Tapi segala yang menakutkan, masih belum tuntas. Karena, setelah itu, akan segera memasuki alam lain, dalam semadi. Sebaiknya, sebelum duduk menghadap istana pantai selatan, berdialog dengan penguasa gaib laut kidul, bersesucilah. Ada mata air yang tidak asin atau payau karena mengandung kapur. Segar, sekadar pengendur ketegangan saraf tubuh.

Nah, usai bersesuci, bergeraklah sedikit, di sebelah mata air itulah, tempat persemadian. Goa Langse memang terasa mengalirkan harmoni batin. Panjang goa sekitar 30 meter, dengan lebar 10 meteran. Langit goa, berhias pisau-pisau karang setinggai 20 meter.

Maka begitulah. Perjalanan telah sampai di tempat indah kesukaan Kanjeng Ratu Kidul dan Kanjeng Panembahan Senapati. Bertetirahlah. Mengosongkan cipta, mesu raga, memusatkan pikiran, hening-wening. (*)

About redaksi

Check Also

Mengenal Dalang Kebumen-15:Ki Bambang Cahyono, Dalang yang Budayawan

Keberadaan dalang di wilayah Kabupaten Kebumen tersebar merata dan nyaris di setiap kecamatan ada.  Seakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *