Home / KANGBARNO / Melihat Kegembiraan Massal dalam Pementasan Kesenian Kulon Progo di TMII

Melihat Kegembiraan Massal dalam Pementasan Kesenian Kulon Progo di TMII

Pesona Budaya Nusantara Taman Mini Indonesia Indah (TMII), yang digelar di Anjungan Daerah Istimewa Yogyakarta, tadi malam, dirasakan berakhir terlalu cepat. Sendratari Kiskendha Mrahaswara, yang ditampilkan duta budaya Kabupaten Kulon Progo juga terlalu pendek.

Penonton yang terdiri dari perwakilan negara-negara sahabat, memang terlihat puas. Mereka memberi tepuk-tangan dengan sangat meriah.  Mereka, bahkan sengaja ikut naik panggung, bukan hanya memberi ucapan selamat. Tapi sekaligus, meminta foto dengan para penari.

Suasana di Pendopo Anjungan DIY TMII usai pementasan, benar-benar riuh. Silih berganti tetamu berfoto dengan penari dan semua yang malam itu sukses membuat penonton terkagum. Setelah Sri Paduka Paku Alam X dan Wakil Bupati Kulon Progo memberi ucapan selamat, undangan lain ikut menyalami satu demi satu seniman Kulon Progo yang baru selesai menunaikan tugasnya memanggungkan, setidaknya tiga atraksi.

Semua bergembira. Tapi tentulah, yang paling bahagia malam itu adalah Dra Sulasmi, yang menjadi koordinator seniman. ASN Dinas Kebudayaan Kabupaten Kulon Progo ini, memang memikul beban yang sangat berat. Sebab, harus mengumpulkan semua seniman Kulon Progo yang tersebar di banyak tempat.

“Teman-teman ini ada yang dari sanggar-sanggar kesenian, ada dari sekolah. Sedang yang kuliah di ISI Jogja, juga memiliki kesibukan sendiri-sendiri. Tapi kita bersyukur malam ini, semua berjalan sesuai dengan yang kita rencanakan,” ungkapnya.

Sesungguhnya, menurut wanita yang biasa disapa Mbah Ami ini, tidak sulit mempersiapkan pementasan kali ini. Selain sudah terbiasa menari, para seniman, juga hanya latihan beberapa kali. Hanya saja, untuk waktu yang terbatas, karena mereka sibuk dengan jobnya masing-masing.

“Ini kan pementasan rutin. Pesona Budaya Nusantara itu event rutin, hanya gilirannya saja setiap lima tahun sekali. Karena yang tampil gantian dari seluruh Kabupaten di DIY,” kata Sulasmi yang juga sudah terbiasa mengoordinir seniman untuk sebuah pertunjukan besar.

Dan Sulasmi bersama kontingen duta budaya Kulon Progo pantas merasakan kegembiraan. Selain pementasannya yang mendapat sambutan meriah, tetamu juga tampak puas dengan suguhan seniman Kulon Progo. Lihat saja, bukan hanya undangan yang sibuk meminta foto, para seniman juga riang-gembira, berfoto bersama.

Tempat yang dijadikan obyek foto bersama tidak sepatas pendopo anjungan, tapi juga dipelataran. Terutama di dekat pintu masuk. Di sana berdiri baliho raksasa yang menerangkan tentang acara malam itu. Begitu mereka berfoto di sana, tamu-tamu lain, ikut berkerumun, menambah suasana gayeng dan rukun.

Hingga menjelang tengah malam, ketika tetamu sudah mulai menepi, aksi foto-foto masih terjadi. Tentu saja tidak seriuh sebelumnya, tapi sekaligus menggambar kebahagiaan mereka, usai pentas Pesona Budaya Nusantara.(romidi)

About redaksi

Check Also

Cungkup Makam Kiai Sorokusumo Mbanaran Rusak

Cungkup itu, terlihat tua. Bangunannya dengan jelas mengabarkan kerentaan: pendek, kusam karena lumut, genteng jadul, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *