Home / Uncategorized / KPDJ Langsung Gelar Family Gathering setelah Corona Reda

KPDJ Langsung Gelar Family Gathering setelah Corona Reda

Kemarin, dengan protocol Kesehatan yang ketat, anak-anak Kulon Progo di Jakarta (KPDJ), menggelar pertemuan. Sejumlah pengurus pusat hadir, bersilaturahmi Idul Fitri di rumah para senior.

Setelah berlebaran di rumah Mbah Yatno Alimonsa, pertemuan disambung di ndalemnya Pak Nur Samsir. Banyak agenda dibicarakan, terutama setelah pandemic Covid 19 mereda. Salah satunya adalah rencana menggelar Kopdar Akbar pada Desember 2020 nanti.

“Kita akan buat yang lebih meriah, besar, dan dihadiri banyak tokoh Kulon Progo. Ini sekaligus syukuran KPDJ setelah wabah Corona mereda. Mudah-mudahan wabah segera berakhir, sehingga rencana ini bisa terlaksana,” ungkap Yatno Alimonsa, yang biasa disebut sebagai mbahnya KPDJ.

Selain Mbah Yatno dan Pak Samsir, tokoh-tokoh KPDJ hadir. Ada Mas Nino, Fahrudin, Sutopo HS, Heri Rudi, dan Utamie Dewi. Bergabung pula, dua sahabat Pak Samsir, Kolonel Hadi dan Kolonel Faridz.

Pembahasan yang juga penting adalah menjadikan KPDJ sebagai wadah membuat anggotanya sejahtera. “Misi sosial lewat Baksos tetap dijalankan, terutama untuk anak yatim-piatu. Tapi sudah saatnya, KPDJ juga memperhatikan anggotanya. Kita bisa merasakan pada kondisi pandemic Corona ini, banyak anggota yang harus dibantu,” ungkap Pak Samsir.

BACA JUGA http://www.kabarno.com/hasil-open-donasi-kpdj-mulai-didistribusi/

Banyak cara, tambahnya, untuk menyejahterakan anggotanya. “Nanti kita diskusikan secara lebih serius. Kita punya potensi, karena anak-anak KPDJ juga punya SDM yang banyak dan militan,” tegas Pak Samsir.

Selanjutnya, untuk mematangkan banyak agenda, akan digelar pertemuan yang rutin antara pengurus dengan para senior. Jika belum memungkinkan pertemuan langsung, silaturahmi dilakukan secara virtual.

Sementara itu, pembahasan yang menarik adalah menggelar family gathering KPDJ. “Ini bukan forum resmi pengurus atau Korwil KPDJ, tapi pertemuan keluarga besar KPDJ. Tujuannya agar semua anggota KPDJ lengkap dengan keluarganya saling mengenal lebih dekat. Intinya kita santai, ngobrol bareng, seru-seruan. Tidak ada agenda rapat atau sejenisnya. Full piknik,” kata Mas Nino menuturkan idenya.

Segera saja, gagasan menarik itu disambut Pak Samsir dan Mbah Yatno. Menurut Pak Samsir, family gathering sangat dibutuhkan dalam sebuah organisasi, apalagi organisasi sebesar KPDJ meskipun sifat organisasinya masih sebatas komunitas.

BACA JUGA http://www.kabarno.com/kpdj-berdaya-di-tengah-corona/

“Saya siap mendukung pokoke. Lngsung dimatangnya saja agendanya, begitu Corona mereda, kita kumpulkan semua Korwil di puncak. Mbakar jagung rame-rame, atau nyanyi seru-seruan,” kata Nur Samsir.

Menurut Mas Nino, ide ini sudah lama ada dalam bayangannya. Selama ini, sudah dilakukan tapi skalanya kecil, hanya beberapa orang.”Urusan vila gampang,” tegasnya.

Family gathering nanti, tambah Mas Heri Rudi, semua Korwil KPDJ tinggal berangkat, tidak dibebani biaya apapun. Semua akomodasi disiapkan oleh panitia. “Jadi kita persiapkan betul akomodasinya. Semua anggota KPDJ boleh bawa keluarga masing-masing, supaya paseduluran semakin guyup,” tuturnya.

Pada agenda ini,  menurut Heri Rudi, tidak ada pembahasan yang berat-berat. Silaturahmi ngumpulke konco-konco.(her)

About redaksi

Check Also

Wayahe nang Perpustakaan Nasional, Ini Aturane

Perpustakaan Nasional, kembali dibuka. Tradisi kenormalan baru di tengah pandemik, mulai berlaku. Inilah usaha bersama …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *