Home / KANGBARNO / KPDJ Berdaya di Tengah Corona

KPDJ Berdaya di Tengah Corona

Pandemi Corona yang masih belum mereda, memang telah merubah semua sendi kehidupan. Banyak yang terdampak, tapi tidak sedikit yang menemukan solusi mengatasi kesulitan-kesulitan. Dan inilah yang dilakukan anak-anak Kulon Progo di Jabodetabek (KPDJ).

“Memang banyak yang terdampak. Terutama yang bekerja di pabrik-pabrik, karena harus dirumahkan. Mereka terpaksa pulang kampung, tapi justru menemukan kreativitas dalam mengatasi kesulitan ekonomi,” jelas Yatno Alimonsa, sesepuh KPDJ yang aktif melakukan pendistribusian sembako untuk anggota KPDJ.

Jadi, tambahnya, anak-anak KPDJ dikoordinir oleh setiap Korwil, memesan makanan kecil, cemilan, oleh-oleh dari sesama anak KPDJ yang sudah berada di Kulon Progo.  “Ide ini ternyata mampu menghidupkan perekonomian mereka. Saling membantu dan bermanfaat,” ungkapnya.

Pola saling membantu sesama anggota KPDJ ini, akan terus dilakukan. Tidak hanya di masa pandemi Corona, tapi sampai waktu-waktu mendatang. Sebab, ini bisa menjadi kekuatan ekonomi yang besar, sehingga akan dilembagakan.

“Ini menjadi embrio berdirinya Koperasi KPDJ. Kemungkinan, setelah Lebaran akan kita matangkan proses-prosesnya. KPDJ itu memiliki anggota yang besar di Jabodetabek. Meski banyak yang terdampak, tapi tetap merupakan pasar yang potensial untuk digarap,” terang Alimonsa yang dikenal sebagai mbahnya KPDJ.

Menurut Yatno Alimonsa, pola ini sangat sederhana. Konco-konco KPDJ yang ada di Kulon Progo menyiapkan produk, sedang KPDJ yang di Jabodetabek sebagai pembelinya. Sistem pengiriman juga sederhana. Hanya perlu dititipkan bus yang berangkat ke Jabodetabek.

“Pemesanan lewat Korwil yang ada di sini. Nanti Korwil yang melakukan distribusi. Semua sudah berjalan dengan sistem yang dibuat sesederhana mungkin. Pokoke gayeng dan regeng. Tur yo saling menguntungkan. Jadi KPDJ tetap berdaya meski berada di tengah Corona,” kata Yatno yang menyebut untuk pemesanan bisa menghubungi nomor telepon 0852-3846-8737.

Ternyata menurut Mbah Yatno, wabah Corono membuat anak-anak KPDJ menemukan jalan yang kreatif untuk mengatasi kesulitan hidup. Dengan anggota KPDJ yang pulang kampung, komunikasi juga semakin lancar antara perantau dan yang di Kulon Progo.

“Mereka bisa menjadi semacam Korwil Kulon Progo. Ini semakin memudahkan kita dalam mengelola koperasi nanti. Jadi, yang menyiapkan dagangan ada, pembelinya juga ada. Mau apa lagi kalau sudah seperti ini. Tinggal jalan saja,” jelasnya, yakin.(her)

About redaksi

Check Also

Mengenal Dalang Kebumen-17: Ki Slamet Cermo Harsono, Masternya Gending Kebumenan

Keberadaan gending dalam sebuah pertunjukan wayang (wayang kulit, wayang golek ataupun wayang wong) adalah sesuatu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *