Home / PMD / Daleme Mbah Ngadimun yang Terbakar akan Dibedah Pak Bupati  

Daleme Mbah Ngadimun yang Terbakar akan Dibedah Pak Bupati  

Siang kemarin, Senin, 30 Juli 2018, Camat Kokap Warsidi, menjenguk Mbah Adiwiyono. Simbah yang juga dikenal dengan sebutan Mbah Ngadimun itu, rumahnya terbakar habis, sehingga harus menumpang tinggal di rumah tetangga.

Warsidi datang bersama Kepala BUKP Kokap, Dwi Purwanto alias Ganteng serta Ketua BKAD Kecamatan Kokap, Sukarjo Spd. Juga, Ketua Forum Pemuda Kokap, Triprasetiyo dan anggotanya. Pada kesempatan itu, Camat Kokap memberikan bantuan dalam bentuk uang dan barang keperluan sehari-hari. Dan, dengan penuh haru, Mbah Ngadimun menerima bantuan, disaksikan warga Hargotirto.

Dalam sambutanya Warsidi berpesan kepada warganya agar musim kemarau ini, lebih berhati-hati bila meninggalkan rumah. Jika masih ada api yang menyala, baik kompor gas maupun kayu bakar, dipastikan sudah padam.

Warsidi juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo, yang akan membangunkan rumah Mbah Adiwiyono melalui program bedah rumah, pada hari Ahad, tanggal 5 Agustus 2018.

Ini yang dilakukan Camat Kokap, Warsidi. Saben ndino blusukan  terus. Itu sudah dilakukan bahkan, semenjak bulan Ramadhan lalu, hingga sekarang. Siang-malam, ia selalu bergerak dari satu tempat ke tempat lain di seluruh wilayah Kecamatan Kokap.

Sebagai orang yang dituakan di Kecamatan Kokap, Warsidi memang tak pernah berhenti. Seperti tidak mengenal lelah. Tidak hanya menjalani tugas pokok pemerintahan, tapi juga melayani masyarakat, maupun tugas sosial kemasyarakatan.

Hari Ahad kemarin misalnya. Ahad tanggal 29 Juli 2018, Pak Camat menggerakkan PNS Kecamatan Kokap bergotong-royong membangun rumah Pak Tukiman. Ia adalah warga Dusun Sungapan II, Desa Hargotirto, Kokap yang tidak mempunyai rumah.

Dengan bersemangat, bahu-membahu PNS Kecamatan Kokap melakukan gotong-royong. Holobis-kuntul baris. Setelah sehari penuh dikerjakan, berdirilah rumah model Jawa untuk Mbah Tukiman.

Melihat PNS Kokap yang dipimpin Pak Camat, Tukimin merasa terharu. Tidak hanya gotong-royong udu bahu. Para PNS juga membawa bantuan makanan kecil ala kadarnya serta bantuan berupa uang satu juta lebih.

Camat Warsidi bukan hanya tidak kenal lelah. Ia juga memberi contoh hidup sederhana. Meski menjadi orang nomor satu di Kecamatan Kokap, ia tidak malu naik motor dalam mengemban tugas. Apalagi, jika harus mengunjungi warganya yang jalan sulit dijangkau mobil dinas.

Penampilan Pak Camat yang khas dengan sepeda motor Yamaha bebek tahun 1975, ia memberi contoh kesederhanaan. Itu, yang diakui dan diacungi jempol masyarakat Kokap. Apalagi, Warsidi yang dikenal murah senyum, juga tidak pandang bulu menyapa warganya.(MG)

About redaksi

Check Also

Bebas denda pajak PKB dan BBNKB diperpanjang hingga Desember 2020

Wates, Kabarno.com – Mendasar Peraturan Gubernur nomor 82 tahun 2020 tertanggal 21 september 2020, bahwa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *