Home / KANGBARNO / Puput Novel dari Penyanyi Cilik ke Panggung Politik

Puput Novel dari Penyanyi Cilik ke Panggung Politik

Pernah menjadi bintang,  populernya menyundul langit. Itu terjadi saat Puput Novel masih penyanyi cilik yang ikut menemani pertumbuhan generasi 80-90an. Kini, usianya sudah mengunjak 45 tahun, karena Puput lahir pada 31 Agustus 1974.

Di panggung selebriti, ia dikenal sebagai penyanyi cilik. Dan, kini, ia meluaskan wilayah karirnya dengan masuk panggung politik. Puput, adalah calon anggota legeslatif dari Partai Golkar.

Karirnya terus berkembang hingga ia menjadi bintang film, bintang iklan, serta presenter. Ia memulai langkahnya menjadi orang hiburan bahkan sejak usia balita. Lalu, menjadi biduan cilik yang diidolakan semua anak-anak Indonesia.

Puput, setidaknya, memiliki 28 album saat masih menjadi penyanyi cilik. Beranjak remaja, ia membuat delapan album. Di dunia seni peran, ia telah membintangi empat film dan tiga sinetron.

Mengoleksi 38 album, tentulah membuat posisi Puput Novel sangat mapan di dunia hiburan. Ia juga pernah menjadi wakil dalam Asia Bagus di Singapura. Dalam karirnya yang panjang ada empat penghargaan bergensi diraih yaitu Golden Rrecord. Pada masanya, pengargaan ini menandai bahwa ia memiliki album dengan penjualan terbanyak dan terbaik.

Lulusan Sastra Inggris ini, pada 2012 melanjutkan S2 di jurusan Sosial Politik di Universitas Indonesia. Bersama itu, ia mulai mengurangi jadwalnya menjadi selebriti. Ia hanya sesekali muncul di panggung, misalnya saja pada 2014 saat meluncurkan album religi bersama Topgan Band.

Memiliki popularitas ditopang kegiatannya yang mulai banyak di organisasi, Puput tertarik masuk politik. Lalu, ia bergabung dengan Partai Golkar, partai yang sudah lama dikenalnya. Lalu seperti apa peruntungannya di politik berdasarkan wuku dan pawukonnya? Berikut ini teropong batin Puput Novel.

Sebagai orang yang lahir pada 31 Agustus 1974, ia memiliki weton Sabtu Pahing. Pada kalender Jawa, kelahirannya adalah 12 Ruwah 1906 J. Atau, 12 Syaban 1394 dalam kalender Hijriah.

Karakter Puput Novel berdasar hari kelahirannya, memang agak susah ditebak. Tapi pada dasarnya, ada sifat senang membuat orang lain senang. Itu karakter yang dibawa sebagai orang yang lahir di hari Sabtu. Sedang pasaran Pahing, membekalinya dengan sifat sungguh-sungguh jika sedang mengejar keinginan.

Sifat lain adalah gemar menolong, berani prihatin karena kuat menaha lapar, serta mandiri. Tapi di antara semua sifat-sifat itu, watak orang yang lahir pada pasaran Pahing sering terpedaya atau tertipu orang lain.  Pembawaan lahir yang juga mulia, ditandai dengan Pancasuda Satria Wibawa. Maknanya, memiliki budi pekerti yang luhur serta penuh kewibawaan.

Lahir di bawah Wuku Warigagung, Puput Novel memiliki Dewa Bumi Bethara Maharesi yang membuatnya lincah dan pandai berbicara. Tapi memang, ia disimbolkan umbul-umbulnya ada di belakang yang menandakan bahwa keberuntungannya jatuh belakangan.(kib)

About redaksi

Check Also

H-4 HUT Bakor PKP: Ada Geblek, Tahulek, & 1000 Unjukan Rempah Merah 

Empat hari menuju tanggal 20 April 2019, suasana pesta ulangtahun Badan Koordinasi Paguyuban Kulon Progo …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *