Home / PMD / Daleme Kang Ngadiman Sukoreno mau esuk kobong

Daleme Kang Ngadiman Sukoreno mau esuk kobong

Sentolo, Kabarno.com — Kejadian kebakaran Rumah dan dapur milik Kang Ngadiman 52 tahun, warga Pedukuhan Banggan, Desa Sukoreno, Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, tadi pagi Senin, 12 Agustus 2019 sekitar pukul 03.30 wib kebakar diduga api berasal dari tungku yang belum mati secara tuntas, dikatakan Kompol Kodrat Kapolsek Sentolo kepada Kabarno.com sewaktu melakukan pengecekan dilokasi.

” Ya kebakaran ini terjadi sekitar tadi pagi jam 03.30 wib, satu rumah dan dapur ludes kebakar, diduga akibat kebakaran berasal dari api tungku yang dipadamkan belum tuntas.”

Kodrat menambahkan Kang Ngadiman ( Korban ) terbangun sudah melihat kobaran api yang menjalar didinding pembatas antara rumah induk dengan dapur, kemudian korban berteriak minta tolong, setelah warga berdatanggan kemudian berusaha untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya namun api sudah membesar, kemudian korban segera menyelamatkan ibunya dan membawa keluar rumah.

Selang beberapa menit dua unit mobil Damkar Kabupaten Kulon Progo, dengan waktu kurang lebih 1 jam api sudah dapat dipadamkan dan ikut terlibat pemadaman dilokasi kebaran Polsek dan Koramil Sentolo, TRC BPBD, Perangkat Desa Sukoreno, dan warga masyarakat.

Menurut keterangan korban, sebab terjadi kebakaran karena api yang berada ditungku memasak didapur yang menggunakan kayu bakar, belum padam dan ditinggal tidur kemudian api dari tungku tersebut membakar dinding dari anyaman bambu yang dekat dengan tungku api tersebut, kemudian api menjalar dan membakar rumah yang terbuat dari kayu dan dinding sebagian dari anyaman Bambu, kerugian ditafsir kurang lebih Rp. 35.000.000,-.

Secara terpisah Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kulon Progo, Suhardiyana, dihubungi Kabarno.com mengatakan, pihaknya setelah melakukan pengkondisian dilokasi kebakaran pagi tadi sekaligus memberikan bantuan berupa alat dapur, logistik dan terpal.

Suhardiyana berharap dan menghimbau apa bila memasak atau membakar sampah agar selalu diperhatikan secara khusus, apabila api belum padam jangan ditinggal pergi, karena dimusim kemarau ini, kejadian kebakaran karena kelalaian. ( yah )

About yadi haryadi

Check Also

Yu Tumini Bakul Tempe trenyuh, Merah Putih di kerek ning ngarep Pasar Wates

Wates, Kabarno.com – Pasar pagi Pasar Wates biasa bubar jam 8 lebih, namun hari ini …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *