Sleman KABARNO.com : Ramadhan, adalah bulan yang spesial dimana umat muslim di seluruh dunia menjalani ibadah puasa, zakat dan memperingati turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW. Di Indonesia, bulan suci ini adalah bulan penuh berkah dan istimewa dimana umat muslim dengan semangat kebersamaan yang tinggi menjunjung rasa solidaritas, silaturahmi, bersedekah dan menebar kebaikan terhadap sesama.
Namun di tengah keberkahan dan rasa semangat yang tinggi ini, Indonesia sedang menghadapi tantangan besar dalam sektor pangan. Yaitu bahan pokok yang melonjak dan ketersediaan pangan yang semakin menipis. Salah satu isu ketidakseimbangan pangan terjadi di daerah Yogyakarta. Dilansir dari (https://cadanganpangan.jogjaprov.go.id/) bahwa indeks ketahan pangan di Sleman pada 13 Januari 2025 mencapai angka 318.650 dan menurun drastis pada angka 15.000 satu minggu setelahnya yaitu pada 20 Januari 2025.
Pada akhirnya, siswa – siswi SMA Masa Depan Yogyakarta membuat acara yang sesuai dengan tujuan sekolah yakni mencetak generasi yang tak hanya cerdas secara akademik namun juga peduli terhadap masyarakat. Siswa-siswi SMA Masa Depan membentuk kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masalah pangan di masyarakat dengan mengadakan program ramadhan bernama “SAHARA”. (uSAha ketaHAnan pangan di bulan RAmadhan). Ketua SAHARA , Aqwa Muzayyin menyampaikan bahwa SAHARA dibentuk untuk membantu menyelesaikan masalah tentang isu ketahanan pangan, terutama di Yogyakarta.
“Banyak isu yang keluar tentang ketahanan pangan, tentang petani yang gagal menjual produknya dengan harga layak dan hal hal sejenisnya, dan itu memicu kami untuk merumuskan sebuah acara untuk mengatasi permasalahan itu” paparnya
SAHARA mengatasi masalah tersebut dengan salah satu program jangka panjang yaitu “Bina ternak Ayam Petelur” dimana program ini berfokus pada pendistribusian, pemberdayaan, dan pembimbingan ayam peternak kepada keluarga dhuafa di sekitar DIY. Fase pertama program tersebut akan diluncurkan pada tanggal 20 Maret di Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Sleman, Yogyakarta.
Dalam menjalankan program ini, siswa-siswi SMA Masa Depan bekerja sama dengan IZI, sebuah lembaga amil zakat nasional sebagai partner pelaksana.
Selain mempunyai program unggulan yang menjadi fokus utama, SAHARA juga berfokus pada kegiatan sosial seperti SAHAfest yang dilaksanakan pada tanggal 6 maret 2025 di Masjid At Taqwa, Kadirojo, Kalasan. Dalam acara SAHAfest ini, siswa-siswi SMA Masa Depan mengadakan beberapa kegiatan seperti bazar, buka bersama, dan kegiatan utama yaitu pengajian akbar bersama narasumber Bapak Nanung Danar Dono, Ph.D dengan tausiah tentang “Belajar Islam dari Hewan Ternak”.
Acara SAHAfest yang digelar pada sore hari ini menarik banyak minat dari masyarakat sekitar mulai dari kalangan anak-anak hingga warga lanjut usia.
Selain dua program tersebut, SAHARA juga memiliki beberapa program International, seperti Tajudeen Project, di mana siswa-siswi SMA Masa Depan memberikan sejumlah uang untuk bantuan ifthar bagi masyarakat Ghana, khususnya di Kampung Nima yang kekurangan. Selain itu, terdapat kegiatan Tarhib Ramadhan, yaitu penampilan hadroh yang sukses dilaksanakan pada Jumat, 28 Februari 2025. Program lainnya meliputi Agro Mandiri, mabit, serta Takjil on the Road, yang dilaksanakan sepanjang bulan Ramadhan di SMA Masa Depan.
Kegiatan Sahara yang dibuat oleh siswa-siswi SMA Masa Depan ini membuktikan bahwa para generasi muda turut memberikan kepedulian terhadap masalah ketahanan pangan yang sedang terjadi, melalui kegiatan ini Sahara tidak hanya memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar, namun juga turut memberikan dampak positif bagi seluruh pihak yang terlibat, baik itu masyarakat lokal maupun internasional.
Ketua ke II SAHARA, Raina Mahira memberikan harapan agar event SAHARA bisa terus berkembang lebih baik dan memberikan manfaat secara luas bagi masyarakat
“Semoga acara seperti ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Selain itu, semakin banyak orang yang terbantu serta semakin banyak pihak yang berpartisipasi dan berkolaborasi demi kesuksesan acara ini,” katanya. (Wur)









