Home / KANGBARNO / Ngopi Pagi Bareng Senior Bakor PKP dari Cilegon

Ngopi Pagi Bareng Senior Bakor PKP dari Cilegon

Pagi-pagi sekali, memang saat paling menyenangkan berteman kopi. Apalagi, kopi Menoreh yang bukan hanya membawa suasana  mat-matan, tapi juga nostalgia. Dan, itulah yang sedang diresapi Ali Monsa, mbahnya anak-anak muda KPDJ dengan Ir Bambang R Riyanto, salah seorang penggagas berdirinya Badan Koordinasi Paguyuban Kulon Progo (Bakor PKP).

Kebahagiaan Ali  Monsa pagi ini, memang terasa lengkap. Ia bisa duduk bersama dengan tokoh Kulon Progo di Cilegon. Nama populernya adalah Bambang Hady. Seorang dosen sekaligus usahawan yang sukses. “Beliau ini tokoh top. Saking Desa Kopok, Tawangsari, Pengasih, Kulon Progo. Di Cilegon menjadi pemersatu masyarakat perantau,” kata Alie Monsa yang gapyak, lembah manah, saat ditemui sedang bersama Bambang Hadhy dalam sebuah pelatihan di Alamsutra, Tangerang.

Bambang Riyanto Hadhy memang sosok ternama. Bersama-sama para sepuh lain,  tokoh Muhammadiyah ini, menginsiasi berdirinya Bakor PKP, hampir dua windu lalu. Bersama Pak Bambang, ada tokoh muda Agus Triantara yang dedikasinya pada Kulon Progo sudah tidak diragukan lagi.

“Banyak ilmu yang ditularkan oleh Pak Bambang kepada kita yang muda-muda, saya merasa beruntung bisa bertemu beliau,” kata Ali Monsa yang memang mendapatkan banyak pengetahuan, terutama dalam mengelola organisasi semacam paguyuban masyarakat perantau yang kadang tidak mudah.

Sebagai tokoh perantau,  Bambang Hadhy memang sudah sangat berpengalaman dalam mengelola paguyuban. Hingga dianggap senior di Cilegon, perannya juga tidak kecil dalam ngumpulke balung pisah para perantau Kulon Progo di provinsi paling barat Pulau Jawa itu. Kini, ia bersyukur, perantau-perantau muda bisa diandalkan dalam menjalankan roda organisasi. Kemajuan zaman juga sudah mempermudah komunikasi antar warga, sehingga mengorganisir warga jauh lebih mudah.

Pak Bambang memberi  contoh  kemajuan yang dicapai anak-anak KPDJ sebagai komunitas anak muda Kulon Progo, sangat didukung oleh kemudahan berkomunikasi. KPDJ menurutnya, juga sangat potensial untuk menjadi motor kemajuan Kulon Progo.

“Pak Bambang memang dekat dengan teman-teman muda KPDJ. Beliau sudah kita anggap sebagai orangtua sendiri,” jelas Ali yang menyebutkan bahwa dalam Kopdar Akbar KPDJ di Serang tanggal 21 Oktober nanti, Pak Bambang Hadhy juga berkenan rawuh.(kib)

 

About redaksi

Check Also

Cungkup Makam Kiai Sorokusumo Mbanaran Rusak

Cungkup itu, terlihat tua. Bangunannya dengan jelas mengabarkan kerentaan: pendek, kusam karena lumut, genteng jadul, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *