Home / PMD / Membaca Trilogi Semangat Alumni SMA 1 Wates Tahun 1986

Membaca Trilogi Semangat Alumni SMA 1 Wates Tahun 1986

Semangat paseduluran sak lawase, menghias pertemuan nostalgia alumni SMA 1 Wates tahun 1986.  Momentum Idul Fitri, ikut memberi spirit untuk menjaga silaturahmi tetap lestari, hingga nanti.

“Menyatukan tekad untuk melangkah bersama, wujudkan niat menjadi kiprah nyata dan torehkan sedikit warna untuk kemajuan Kulon Progo. Itu, adalah trilogi semangat kebersamaan yang menjadi jiwa bagi setiap gerak dan langkah alumni 86,”  begitu ungkap Sugeng Kardiatma, Ketua Alumni SMA 1 Wates tahun 1986.

Antusiasme Sugeng tidak sendiri, namun juga terpapar di setiap wajah kawan-kawan yang hadir di acara reuni. Kerinduan yang terpasung oleh jarak dan waktu dalam  sekian bulan bahkan tahun, terurai sudah.  Di tempat reuni, bangunan joglo juga sudah dipacak oleh sebuah backdrop bernuansa biru, tertulis tegas “Paseduluran Slawase”.

“Ini adalah komitmen yang ingin kita tanamkan dalam bawah sadar kita,  para alumni 86,” lanjut Sugeng di tengah-tengah kesibukannya mengawal jalannya acara reuni di  Joglo PAUD Sadewa, Wates.

Acara kali ini agak istimewa, karena melibatkan Pemandu Outbound untuk memandu permainan dan dinamika kelompok. Walaupun berlangsung tidak lama karena menjelang makan siang, permainan-permainan sederhana yang disuguhkan mampu menghadirkan kegembiraan dan keceriaan.

Sebelum dinamika kelompok dimulai, terlebih dahulu berfoto bersama seluruh alumni Jurusan IPA (2 kelas) dan IPS (3 kelas). Maka tidak kurang 62 orang yang hadir dalam reuni sekaligus Syawalan itu, secara bersama-sama memasang senyum paling manis dalam setiap jepretan kamera.

Sebagai wujud kebersamaan, fokus kegiatan alumni tidak hanya reuni dan syawalan. Tiap tahun juga akan digelar santunan kepada guru dan kawan yang mendapat musibah berupa kematian atau sakit.  “Sebagai sumber dana utama, setiap anggota iuran sebesar Rp 10.000 tiap bulan yang dibayarkan setahun sekali,” jelas bendahara alumni, Noviana Rambangwati.

Dua fokus kegiatan tersebut, masih ditambah dengan kegiatan lain yang tak kalah penting. “Kita juga telah menghimpun dana untuk membantu sekolah yang dalam proses pembebasan tanah untuk perluasan  parkir,”  lanjut Sugeng.

Sugeng yang belum lama dilantik sebagai Bendahara Umum Bakor PKP, juga menegaskan komitmen alumninya mendukung program Gerakan Sesaba Kulon Progo (Seruan Sadar Bangun Kulon Progo). Acara yang dipandu oleh Rita Purwanti dan Syam Arjayanti ini, ditutup denagn doa bersama,  pada pukul 15.30 WIB.(mg)

About redaksi

Check Also

Bebas denda pajak PKB dan BBNKB diperpanjang hingga Desember 2020

Wates, Kabarno.com – Mendasar Peraturan Gubernur nomor 82 tahun 2020 tertanggal 21 september 2020, bahwa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *