Jomblang Bersholawat Menghadirkan Gus Ali di Lapangan Bundar Cinde Jomblang Semarang 

oleh -2421 Dilihat

Semarang,KABARNO.Com – Jomblang bersholawat yang dilakukan oleh Kelurahan Jomblang yang dibantu dan di dukung para pengurus RW dan RT malam nanti,  Sabtu (27/9/2025) bakal menghadirkan Gus Ali Gondrong sebagai pembicara dan tausiahnya.

Namun kegiatan sholawatan yang akan berlangsung nanti menjadi kegiatan secara rutin yang dilakukan setiap tahunnya oleh lingkungan Kelurahan Jomblang.

” Sholawatan yang dilakukan di Kelurahan Jonblang Kecamatan Candisari Kota Semarang ini, akan menjadi tradisi yang di uri- uri dilakukan secara rutin setiap tahun,” ungkap Kepala Kelurahan Jomblang Hanry Nur Cahyo.

Namun demikian untuk mengupas lebih jauh terkait Tradisi sholawatan seperti apa berikut ulasannya.

Tradisi sholawatan merupakan tradisi nenek moyang yang diwariskan turun temurun dari generasi ke generasi. Tradisi shalawatan adalah pertemuan dua arus yaitu tradisi Islam (ajaran membaca shalawat) dan tradisi setempat yaitu tradisi guyub yang merupakan ciri masyarkat Jawa yang ada di wilayah Jateng.

Secara umum masyarakat desa atau masyarakat agraris adalah masyarakat guyup yang diikat oleh tali tradisi setempat. Tradisi setempat di manapun merupakan artikulasi dari nilai-nilai yang diyakininya yang menyejarah yang pada akhirnya membentuk sosial order atau keteraturan sosial.

Demikian juga masyarakat di lingkungan Cinde Kelurahan Jonblang yang secara geografis berada di Perkotaan dan tidak berada di Pedesaan, tapi mereka mampu menafsirkan universalitas Islam (yang berupa ajaran dakwah dan silarurrahmi) dengan lokalitas yang bernama tradisi kumpulan shalawatan.

Tradisi kumpulan sholawatan merupakan perwujudan dakwah dan silaturrahmi antar warga, karena dalam tradisi sholawatan ini ajaran dan syariat Islam dapat tersampaikan.

” Selain itu dalam tradisi shalawatan ini juga terjadi silaturrahmi antar warga. Silaturrahmi bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja karena sudah menjadi tradisi bagi mereka,” ungkap Henry Lurah Jomblang.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.