HIPMI DIY Siap Hidupkan Desa UMKM & Pasar Tidak Produktif

oleh -1601 Dilihat

KULON PROGO, KABARNO.com : Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan bagian penting dalam menggerakkan perekonomian di Daerah Istimewa Yogyakarta.

UMKM terbukti mampu mengembangkan potensi lokal yang berdampak pada peningkatan ekonomi, menyerap tenaga kerja sehingga berdampak pula pada upaya menurunkan angka kemiskinan.

Ketua BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) DIY 2025-2028, Ekawati Rahayu Putri yang baru saja dilantik akhir Februari lalu mengatakan HIPMI DIY siap mendukung usaha mikro kecil menengah untuk terus maju dan berkembang memgger.

 

“Potensi UMKM yang ada akan kita upayakan untuk bisa mendorong ke nasional. Rencana kami semisal mau buat desa UMKM, terus juga ada rencana mau buat tempat wadah UMKM dalam skala Yogyakarta,” kata Ekawati Rahayu Putri, Ketua BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) DIY 2025-2028 usai menghadiri Silaturahmi Cabang dan Buka Bersama BPC HIPMI Kulon Progo, di Tabebuya Cafe Wates, Kulon Progo Senin (10/3/2025) malam.

 

HIPMI DIY juga akan mengoptimalkan pasar-pasar yang sudah tidak produktif sebagai wadah UMKM agar ekonomi terus bergerak.

 

“Terus juga nanti pasar yang sudah tidak tidak produktif atau kurang dimaksimalkan nanti HIPMI akan berkolaborasi untuk membuat pasar itu sebagai wadah UMKM. Ini sudah tergambar rencananya, tinggal realisasi dan membentuk tim,” lanjut Ekawati.

 

Sementara itu, Ketua BPC HIPMI Kulon Progo, Fajar Gegana mengatakan saat ini UMKM dalam kondisi yang tidak baik-baik saja.

 

BPC HIPMI Kulon Progo berharap Ketua Umum HIPMI DIY yang baru dengan relasi yang kuat dan luas akan mampu mendorong pertumbuhan umkm agar mampu bertahan dan terus bersaing.

 

“Bicara masalah ekonomi di masyarakat. Salah satunya adalah UMKM yang mungkin hari ini UMKM baru baru tidak baik ya. Nah, ini kami juga selalu berbicara kepada ketua kami untuk memperjuangkan nasib UMKM dan disuarakan ke tingkat nasional sehingga ketika nanti teman-teman yang ada di tingkat nasional, ada di pengurus BPP juga bisa menyampaikan ke pemerintah pusat. Ini semua untuk masyarakat untuk bangsa kita,” kata Fajar Gegana yang juga anggota DPRD DIY ini.

 

Fajar juga menekankan bahwa HIPMI berbasis profesi tidak mempunyai tendensi politik apapun.

 

Khusus di Kulon Progo yang baru saja memiliki pemimpin baru, Fajar menegaskan bahwa HIPMI merupakan mitra pemerintah dan senantiasa bersinergi untuk membangun Kulon Progo.

 

“Ya, tentunya kami mendukung segala program pemerintah yang orientasinya kepada masyarakat karena kami HIPMI selalu berkontribusi. HIPMI dilahirkan sebagai organisasi perkumpulan profesi anak muda ini memang untuk berkontribusi untuk pemerintah. Kami menjalankan apa yang mungkin tidak bisa dilakukan oleh pemerintah, kami juga ikut merangsang perekonomian yang ada di bawah sehingga nanti kita juga berkontribusi dengan apa yang menjadi program pemerintah sehingga kita selalu melakukan sinergitas,” ungkapnya. (Wur)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.