Home / KANGBARNO / Enaknya, Rica-rica Manuk Deruk

Enaknya, Rica-rica Manuk Deruk

Seharian, tim pemburu manuk deruk pulang membawa tangkapan yang tidak banyak. Hanya delapan ekor. Tapi sudah cukup untuk memuat rica-rica yang nikmat malam ini. Dan, hasilnya, selepas petang tadi, makam malam di rumah Kang Mari, terasa lebih mewah.

“Manuk deruk boleh diburu dan dimakan dagingnya. Jangan berfikiran kami tega, soalnya manuk jenis ini, populasinya sangat banyak di persawahan. Tidak akan habis kalau hanya ditangkap delapan ekor,” kata Agung Acong.

Bersama Nur Gembul dan Kis, Agung seharian berburu manuk. Itulah kegiatan mereka di Hari Minggu. Tidak selalu berburu, kadang juga mancing, atau jika habis panen, akan nyuluh malam-malam.

“Rasane uenak tenan, tidak kalah sama menu restoran di kota. Nek dong untung banyak, manuk akan kita jual, selain sebagian kita makan bersama,” kata Nur yang paling lihai memasak rica-rica yang lezat.

Sambil bercengkrama, jagongan, ngobrol ngalor-ngidul, mereka menikmati hasil perburuan. Setelah malam agak matang, mereka keliling kampong, untuk meronda, menjaga desa dari marabahaya. Itu, adalah bagian tanggungjawab yang mereka ambil sebagai anak muda desa Jombokan.(mg)

About redaksi

Check Also

Cungkup Makam Kiai Sorokusumo Mbanaran Rusak

Cungkup itu, terlihat tua. Bangunannya dengan jelas mengabarkan kerentaan: pendek, kusam karena lumut, genteng jadul, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *