Dorong Pembenahan PRPP Jadi Prioritas, Gubernur Jateng Libatkan Bupati dan Wali Kota

oleh -132 Dilihat

SEMARANG,KABARNO.Com – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi meminta pembenahan kawasan Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) menjadi prioritas. Penataan tersebut diarahkan untuk memperkuat daya tarik kawasan, meningkatkan kenyamanan pengunjung, serta mengoptimalkan manfaat aset pemerintah provinsi bagi masyarakat.

“Saya minta agar penataan PRPP menjadi prioritas satu,” kata Luthfi dalam rapat pembahasan usulan pembangunan infrastruktur strategis 2027–2029 di kantornya, Kamis, (17/9/ 2026).

Rapat tersebut diikuti Direktur Utama PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT) Rudolf Tulus P. Sirait, Direktur PRPP Shafigh Pahlevi Lontoh, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Provinsi Jawa Tengah Urip Sihabudin, serta jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jawa Tengah.

Luthfi menilai, PRPP memiliki posisi penting sebagai wajah Jawa Tengah. Karena itu, pembenahan perlu dimulai dari bagian depan kawasan yang membentuk kesan pertama pengunjung, termasuk fasad, penempatan papan iklan, dan penataan lingkungan.

” Untuk mempercepat langkah tersebut, meminta pengelola menggandeng bupati dan wali kota, khususnya dalam pengembangan anjungan daerah di Grand Maerokoco,” ucapnya.

Meski begitu, Ia menyatakan siap mengumpulkan para kepala daerah agar masing-masing ikut menyiapkan konsep dan mengambil peran dalam pembenahan. “Jadi bikin mereka punya legacy masing-masing,” katanya.

Penguatan Promosi Kegiatan untuk Menarik Pengunjung 

Selain penataan fisik, Luthfi menyoroti perlunya penguatan promosi kegiatan. Jejaring pemerintah kabupaten/kota perlu dimanfaatkan agar informasi acara di PRPP menjangkau masyarakat lebih luas dan mampu menarik kunjungan.

Selain itu, pengelola juga diminta menyusun kegiatan secara profesional, mulai dari menentukan sasaran pengunjung, memahami kebutuhan mereka, hingga menyiapkan strategi promosi. “Jangan hanya sekadar kegiatan, tapi harus berorientasi pada hasil,” tegasnya.

Rencananya, lanjutnya, revitalisasi Grand Maerokoco mencakup pembangunan gerbang, perbaikan jalan kawasan, trotoar dan fasilitas pejalan kaki, penataan taman, penerangan, serta drainase. ” Renovasi Jateng Science Center dan penyediaan fasilitas layanan pengunjung juga masuk dalam rencana tersebut.”

Disebutkan, penataan Taman Mini Jawa Tengah turut diusulkan melalui perbaikan 34 bangunan anjungan beserta tamannya, serta pembangunan satu anjungan dan taman baru untuk Kabupaten Temanggung.

Dirut SPJT Rudolf Tulus P. Sirait menuturkan, anjungan daerah diusulkan menjadi ruang berkumpul dan wisata kuliner dengan tetap mempertahankan identitas budaya masing-masing.

” Pembenahan PRPP diharapkan dapat memperbaiki kinerja pengelolaan sekaligus memperkuat fungsinya sebagai ruang rekreasi dan promosi potensi Jawa Tengah,”ujarnya. (sup*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.