Sleman, KABARNO.com – Karawitan Wredha Arum dari Krapyak , Kelurahan Sidoarum, Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman tampil dalam Festival dan Bazar Nusantara, di Fakultas Filsafat UGM Yogyakarta Minggu (20/7/2025) malam. Festival ini diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis ke-58 Fakultas Filsafat UGM.
Ketua Penyelenggara Festival Karawitan dan Bazar Nusantara Dr Sartini, M.Hum menjelaskan kegiatan ini berlangsung setiap setahun sekali dan sudah berjalan sejak tahun 2017. Awal mula diselenggarakan Festival Karawitan ini untuk memberikan panggung bagi kelompok karawitan yang ada di Universitas UGM.
“Karena di lingkungan UGM ada beberapa kelompok karawitan, maka saya mengusulkan pada setiap Dies Natalis Fakultas Filsafat UGM menyelenggarakan festival karawitan di selasar Fakultas Filsafat UGM. Awalnya hanya untuk karawitan di lingkup UGM dan diselenggarakan sehari saja,”ungkap Sartini yang juga Kepala Departemen Filsafat Timur ini.
Pertama kali yang tampil hanya 16 kelompok karawitan. Seiring dengan berjalannya waktu kelompok karawitan dari luar UGM juga tertarik untuk tampil. Kelompok karawitan yang tampil dalam festival ini dari berbagai kelompok karawitan mulai dari SMP/SMA, perguruan tinggi, instansi pemerintah, dharma wanita, hingga kelompok lansia.
Menurut Sartini, dalam penyelenggaraan Festival ini pihaknya bekerjasama dengan seniman Ki Dandun Hadiwinoto. Selain itu juga bekerjasama dengan pelaku UMKM. “Kami tidak ingin memberatkan Fakultas Filsafat bila harus menyediakan snack. Karena itu kami menggandeng UMKM menjadi peserta bazar sehingga peserta Festival Karawitan bila mau makan dan minum bisa membeli produk peserta bazar,’’jelasnya.
Setiap kelompok karawitan yang tampil didomentasikan dan ditampilkan dalam bentuk live streaming oleh Fakultas Filsafat UGM. Sehingga semakin banyak yang melihat dan tertarik untuk ikut tampil.
“Tanggapannya sangat bagus. Sekarang pesertanya bukan hanya dari wilayah DIY saja, melainkan ada yang dari luar kota. Bahkan untuk Festival Karawitan di tahun 2026 sudah ada yang mendaftar dari Kelompok Karawitan dari ITB dan Dharma Wanita UNS,” kata Sartini yang setiap Dies Natalis Fakultas Filsafat UGM ditunjuk sebagai Ketua Penyelenggara Festival Karawitan dan Bazar Nusantara.
Karena peserta semakin banyak, maka penyelenggaraan festival karawitan ini dilaksanakan selama dua hari mulai pukul 08.00-22.00 dan istirahatnya hanya setiap waktu sholat.
“Ada yang mengusulkan Fakultas Filsafat menyelenggarakan lomba karawitan, tetapi saya tidak mau. Kalau ada lomba nanti malah merusak niat yang sejak awal yakni kami ingin memberikan performance bagi kelompok karawitan agar bisa tampil,”ungkap Sartini yang juga aktif di kelompok karawitan Pusponjaki Fakultas Filsafat UGM ini..
Ketua Paguyuban Lansia Wredha Arum Hartanto menyambut positif dengan tampilnya Karawitan Wredha Arum dalam Festival Karawitan dan Bazar Nusantara Fakultas Filsafat UGM.
“Karawitan ini perlu dikembangkan. Saya sempat mengobrol dengan Bu Sartini, kesan beliau terhadap Karawitan Wredha Arum sangat baik dan mengapresiasi,”ujarnya.
Sementara itu salah seorang peserta Karawitan Wredha Arum Titi Mulyani mengaku senang tampil di Fakultas Filsafat UGM,
“Ini merupakan pengalaman tampil pertama kali di luar . Sudah lumayan bagus dan saya berharap bisa tampil lagi di lain kesempatan sehingga bisa lebih bagus lagi,”katanya. (Wur)








