Wamen Sosial, 13 Sekolah Rakyat Beroperasi di Jateng, Memutus Rantai Kemiskinan Lintas Generasi

oleh -1531 Dilihat

Semarang,KABARNO Com– Sebanyak 13 Sekolah Rakyat yang diinisiasi oleh pemerintah pusat telah beroperasi di Jawa Tengah. Sekolah tersebut memfasilitasi para siswa dari warga miskin yang berada di provinsi ini.

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono mengatakan, keberadaan Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan lintas generasi.

“Kehadiran sekolah rakyat untuk memutus rantai kemiskinan, sehingga memberi harapan keluarga miskin untuk hidup sejahtera,” katanya saat meresmikan Sekolah Rakyat Terintegrasi 45 Semarang di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Kota Semarang pada Selasa, (30/9/2025).

Dikatakan dia, Sekolah Rakyat Terintegrasi 45 ini menyatukan sekolah SD dan SMA. Masing-masing tingkatan berjumlah 50 siswa.  Hanya untuk seleksi siswa di sekolah tersebut dilakukan melalui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

” Di sekolah tersebut, para siswa memeroleh fasilitas yang memadai. Mulai dari bangunan sekolah yang memadai, sarana prasarana sekolah, hingga seragam sekolah,” katanya.

Bebas dari Bullying dan Intoleransi

Dalam kesempatan itu, Agus juga menegaskan bahwa sekolah rakyat dijamin bebas dari bullying (perundungan), intoleransi, dan harassment (pelecehan).

” Para guru, kepala sekolah, dan tenaga pendidik sudah diberikan pembekalan agar menciptakan suasana sekolah yang kondusif,” ujarnya.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno dalam kesempatan itu juga memberikan semangat kepada para siswa di Sekolah Rakyat tersebut. Ia meminta kepada para siswa agar terus semangat belajar.

Salah seorang siswa Sekolah Rakyat, Radith menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin, yang sudah membantu memfasilitasi dalam penyelenggaraan sekolah rakyat di Jawa Tengah, sehingga ia bisa mengenyam pendidikan di sekolah tersebut. (sup*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.