HUT TNI ke-81 dan Kodam IV/ Diponegoro ke-76: Ketua Fraksi Partai Golkar, Pentingnya Sinergi TNI dan Rakyat

oleh -195 Dilihat

Semarang,KABARJATENG.Com– Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan HUT Kodam IV/ Diponegoro ke-76 mendapat apresiasi positif oleh Ketua Fraksi Partai Golkar Ferry Wawan Cahyono SPi, MSi.

Upacara yang mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” berlangsung di lapangan Kodam IV/ Diponegoro, Senin (5/10/2026).

Politisi Partai Golkar ini menyampaikan, apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan kerja keras seluruh prajurit serta ASN TNI di berbagai wilayah.

“Kepercayaan masyarakat yang tinggi merupakan hasil pengabdian dan Kepercayaan tersebut adalah kehormatan sekaligus amanah yang wajib dijaga,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan TNI harus sejalan dengan peningkatan kesejahteraan personel, modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista), serta peningkatan kompetensi dan profesionalisme.

” Lingkungan strategis yang terus berubah, ketidakpastian global, dinamika ruang informasi, ancaman kedaulatan, serta tuntutan integritas pengelolaan sumber daya negara menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama.”

Momentum HUT ke-81 TNI diharapkan memperteguh tekad dalam menjaga persatuan, menegakkan kedaulatan, dan melindungi kekayaan Nusantara untuk mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan makmur.

Lima Budaya Pengabdian Prajurit 

Dalam amanatnya, Panglima TNI menekankan lima budaya pengabdian prajurit, yaitu PRIMA (Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif):

Profesional: Menguasai tugas, memelihara kemampuan melalui latihan sungguh-sungguh, meningkatkan kompetensi, serta taat hukum dan berintegritas.

Responsif: Peka terhadap perubahan lingkungan, mengenali potensi ancaman sejak dini, serta bertindak cepat, tepat, dan terukur.

Integratif: Membangun sinergi dengan seluruh komponen bangsa untuk menjaga stabilitas dan mengawal pembangunan nasional.

Modern: Menguasai serta mengoptimalkan teknologi dan alutsista untuk membangun daya tangkal dan daya tempur yang nyata.

Adaptif: Mengembangkan inovasi serta menyesuaikan doktrin, pendidikan, dan latihan sesuai perkembangan ancaman.

“Laksanakan kelima penekanan tersebut secara konsisten agar PRIMA menjadi arah pengembangan kemampuan TNI dalam berpikir, bersikap, dan bertindak,” tegas Panglima TNI.

Suasana upacara berlangsung sederhana tidak ada atraksi manuver yang dilakukan. Rangkaian acara dilanjutkan dengan syukuran HUT ke-81 TNI. Dalam sambutannya, Kasdam menyampaikan, apresiasi atas kontribusi prajurit TNI dalam menjaga kedaulatan negara, membantu masyarakat, dan mendukung pembangunan daerah.

“TNI lahir dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Jati diri TNI adalah tentara pejuang, profesional, dan tentara rakyat. Kekuatan terbesar TNI adalah kepercayaan rakyat,” ujarnta.

Ia menambahkan, tema tahun ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan instansi terkait demi mewujudkan keamanan serta kesejahteraan di Wilayah Kodam IV/Dionegoro.

Kegiatan berlangsung hangat dan tertib, memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga keutuhan NKRI serta mendukung pembangunan yang aman, damai, dan sejahtera.(sup)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.