Home / KANGBARNO / Komunitas Gowes Menoreh Bikers: Gobar Syawalan Menuju Sabar 

Komunitas Gowes Menoreh Bikers: Gobar Syawalan Menuju Sabar 

Puasa sebulan buat komunitas penggowes berarti puasa gowes pula. Begitulah, komunitas gowes Menoreh Bikers (MB) sepanjang Ramadhan kemarin, absen dari gowes bareng alias gobar. Jikalau masih ada yang tak bisa menahan rasa untuk gowes paling-paling lebih memilih gowes mandiri menjelang buka puasa.

 

Dan, memasuki bulan syawal, geliat gobar mulai berkobar. Terlebih lagi saat hari libur seperti pada hari Rabu tanggal 26 Mei 2021  kemarin. Komunitas gowes Menoreh Bikers melaksanakan gobar sekaligus silaturahmi syawalan antar anggota.

 

Lantaran kali ini merupakan gobar perdana setelah Idul Fitri 1442 H, jarak yang ditempuh tak perlu terlalu jauh. Semacam pemanasan agar badan tidak kaget. Jalur yang dilaluipun boleh dibilang sangat bersahabat. Medan yang relatif datar dimulai dari halaman Pemda Kulon Progo kemudian melalui  Karangnongko – Nagung – Krembangan – Demangrejo – Tugu Pensil dan berakhir di resto ndeso bernama Kopi Thiwul 87. 

 

Komunitas gowes MB rencananya start gowes pukul 06.30 wib. Namun, mengingat beberapa bikers yang sudah konfirmasi hadir belum datang, terpaksa acara gobar mundur sekitar 15 menit. Meski demikian, seperti biasa masih ada saja goweser yg ketinggalan. Yang mencengangkan, dari 20 orang goweser yang mendrdaf ikut gobar, tiba-tiba yang hadir membengkak hampir dua kali lipatnya.

 

Sudah barang tentu gelaktawa dan sendagurau mengiringi perjalanan goweser di sepanjang perjalanan. Maklum sudah lebih dari satu bulan tidak bertemu. Pasti rindu.

Perjalanan yang diagendakan berakhir di Kopi Thiwul 87 dilakukan dengan kecepatan sedang. Sekali lagi hal ini dilakukan mengingat baru gobar perdana. Walau begitu, masih ada goweser yang “kewer” karena start-nya belakangan atau sedikit kelelahan. Mau tak mau, Om Triyanto Raharjo, Penewu Pengasih, yang tak lain tuan rumah san pemilik resto Kopi Thiwul 87 harus ngancani di belakang. 

 

Sementara itu, Kopi Thiwul 87 tidak kalah heboh dalam memberikan pelayanan terbaik untuk komunitas gowes MB. Rombongan pertama goweser sampai di Kopi Thiwul 87 sekitar pukul 7.45 WIB. Kru Kopi Thiwul menyambut dengan senyum manis, ramah dan ceria. 

 

Tatkala rombongan gelombang kedua sampai, ekspresi kekhawatiran muncul di wajah kru Kopi Thiwul. Walau begitu, kru tetap berusaha ramah. Gelombang kedatangan goweser membuat senyum kru thiwul sedikit berkurang.

 

Bagaimana tidak, jumlah goweser yang datang ternyata melebihi yg diperkirakan, bahkan hapir dua kali lipat dari yang awalnya diinformasikan.   

 

Kru resto Kopi Thiwul 87 yang awalnya berjejer menyambut kedatangan komunitas gowes MB dengan mengecek suhu dan meminta untuk cuci tangan serta mengingatkan untuk menjaga jarak, satu per satu balik kanan berlari menuju dapur. Tentu saja  untuk menyiapkan minum dan menu guna menjamu pengunjung yang membludak. 

 

Sambil menunggu menu makanan datang, aktivitas goweser sudah dapat dipastian melakukan selfi. Hampir di setiap sudut reato Kopi Thiwul 87 dijadikan tempat untuk berswafoto. Saat masker dibuka untuk berfoto, dapat dikenali wajah-wajah yang tak asing bagi masyarakat Kulon Progo. Ya, banyak goweser yang ikut dalam komunitas MB adalah pejabat Pemda Kabupaten Kulon Progo. Tentu kebanggaan tersendiri bagi Kopi Thiwul karena dikunjungi petinggi dari Pemda.

 

Sayangnya, belum tuntas para goweser  menikmati obrolan, selfi, dan menu spesial Kopi Thiwul, datanglah kru orgen tunggal. Ini sebuah pertanda bahwa tempat akan segera bergeser untuk acara berikutnya. Memang, sesuai kesepakatan komunitas gowes MB dijadwalkan datang dan dilayani di resto pukul 07:00 wib sampai dengan pukul 09:00 wib. 

 

Akhirnya, satu per satu goweser tahu diri meninggalkan Kopi Thiwul 87. Salah satu goweser sempat menyampaikan kekecewaannya karena belum sempat minum es kopi susu gula aren yang menjadi minuman favorit di Kopi Thiwul 87.

 

Terimakasih untuk kehadiran komunitas gowes MB setelah gobar berkenan sarapan bareng (sabar) di Kopi Thiwul 87. Tentu ditunggu kedatangannya lagi untuk menikmati menu ndeso yang enake tekan jeroning dodo. (masthiwul)

About redaksi

Check Also

Enjang Meniko, Ajungan Jogja TMII Siap Menyambut Perantau Kulon Progo

Anjungan Daerah Istimewa Yogyakarta, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), pagi ini sudah siap menyambut para …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *