Home / KEMAT (page 19)

KEMAT

Keris Kiai Sengkelet, Pusaka Sakti Warisan Brawijaya Terakhir

Kiai Sengkelat, keris lengendari pusaka Keraton Mataram warisan Mojopait.  Inilah keris luk tiga belas buah karya Mpu Supo Mandagri. Ketis ini menjadi kebanggaan zaman Prabu Brawijaya V raja Majapahit terakhir.  Jadi diperkirakan keris ini sudah ada antara tahun 1466–1478. Sebagai santri Sunan Ampel, Mpu Supa mendapat bahan keris dari sebuah …

Read More »

Ki Ageng Suryomentaram-4: Pencetus Jimat Perang, Penggagas PETA

Ki Ageng Suryomentaram, memang seorang penjelajah batin. Tapi untuk urusan kebangsaan, pangeran yang memilih jadi rakyat biasa ini juga tokoh terpandang. Tidak hanya ikut mendirikan Taman Siswa, Ki Ageng juga ikut menggagas terbentuknya PETA di jaman Jepang. Jauh sebelum Jepang masuk, Ki Ageng sudah aktif di pergerakan. Itu yang membuat …

Read More »

Sang Penangsang-2: Saat Air Bengawan Sore Berwarna Darah

Makam Gedong Ageng Jipang memang kondang. Keramat dan tidak sakbane orang berani masuk, apalagi jika dengan niat tidak baik. Sudah sering terdengar cerita-cerita seram, terutama mereka yang berlaku tidak sopan, senang mengambil sesuatu untuk tujuan tertentu. Juru Kunci Makam bercerita, pernah, seorang pejabat di Blora  mengambil  batu bata. Lalu, membawa …

Read More »

Mengenal  Ilmu Sastra Jendra Hayuningrat Pangruwating Diyu

Inilah puncak Ilmu Kejawen. Namanya amat popular: Sastra Jendra Hayuningrat Pangruwating Diyu yang jika diartikan secara sederhana bermakna wejangan berupa mantra sakti untuk keselamatan dari unsur-unsur kejahatan di dunia.  Mantra ini dapat digunakan menjadu pembangkit gaib bagi Sedulur Papat. Selanjutnya, juga akan membangkitjan saudara Pancer yang sering dipahami sebagai sukma …

Read More »

Sang Penangsang-1: Secuil Tanah Panas  

Ini masih soal Aryo Penangsang. Tokoh legendaries yang dicitrakan menjadi duri kekuasaan Demak Bintoro. Dia juga tokoh, yang mengantar Danang Sutowijoyo memiliki jalan menuju Mataram. Mari mampir di Cepu, Jawa tengah.  Lalu, melipir ke petilasan Kadipaten Jipang Panolan. Letaknya di desa Jipang, atau delapan kilometer dari kota Cepu. Aksesnya mudah, …

Read More »

Kisah Lemari Warisan yang Melintasi Pulau

Ini lamari sakti. Bukan karena memiliki daya linuwih, melainkan sakti dari gerusan zaman. Benar. Lemari dari kayu nangka itu, sudah melintasi waktu. Usianya, diperkirakan mencapai hampir empat abad. Dari cerita ibu saya, almari ini memang diperkirakan usianya hampir 400 tahun. Pembuat sekaligus pemilik pertama adalah Mbah Sarjani, leluhur ibu yang …

Read More »

Kisah Meja Rias Kuno Milik Mbah Hadi

Meja rias kuno itu, terpisah dari perabot lain di rumah Mbah Hadi, di Jombokan. Tempat menyimpannya juga bukan di beranda atau ruang tamu, melinkan di sebuah ruangan tersendiri. Tidak ada penjelasan dari Mbah Hadi, pemilik yang usianya mencapai 90 tahunan itu. Selain berada di tempat terpisah, meja rias khas perabot …

Read More »

Situs Bhre Kahuripan 3: Perkampungan Majapahit

Ini memang seperti batas kutorojo Mojopait. Setidaknya itu dugaan para peneliti, terutama jika menilik bahwa batas Majapahit selalu berupa sebuah yoni. Kitab Negarakartagama juga mengatakan hal tersebut: Yoni dengan pahatan nagaraja. Di Situs Yoni Bhre Kahuripan yang ditemukan di Komplek Rani Kahuripan Mojokerto ini, juga ditemukan yoni segi-empat dengan hiasan …

Read More »

Kamasutra Jawa: Istri Sejati Penurun Wiji Utami

Memilih wanita terbaik merupakan cara mudah terhindar dari penjara hidup. Sebab, wanita yang tidak baik hanya akan memberi neraka dalam pernikahan. Begitupun sebaliknya, pilih pria yang utama untuk membawa ke suwarga. Wanita yang baik biasaya dicirikan dengan sebutan dana ing tepa. Dia mampu menjauhkan diri dari hasrat menyakiti. Seorang istri …

Read More »

Situs Bhre Kahuripan-2: Konon Bung Karno Pernah Bertapa di Sini

Tempat keramat kedua di Yoni Klintorejo adalah Situs Tribhuwana Tunggadewi. Ada sebuah ruangan ukuran enam kali tiga meter yang menjadi tempat menyimpan prasasti. Inilah batu andesit dengan tinggi lima meter dan lebar dua setengah meter yang di belakangnya terpahat pohon beringin. Sebuah lambang kesuburan Kerajaan Majapahit di era Ratu Tribhuwana …

Read More »