Wapres Gibran Meninjau Kolam Retensi Terboyo dan Melihat Penanganan Banjir Kota Semarang

oleh -996 Dilihat

Semarang,KABARJATENG.Com–Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan ke Semarang meninjau banjir dan Kolam Retensi untuk pembuangan air dari daerah sekitar Kaligawe dan Genuk Semarang.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendampingi kunjungan kerja Wakil Presiden melihat langsung lokasi ke Kolam Retensi Terboyo, Kota Semarang, Minggu, 2 November 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Gibran menyampaikan apresiasi atas upaya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengatasi persoalan banjir di Kota Semarang.

“Terima kasih atas kerja keras Gubernur Jateng dan Wali Kota dalam menangani banjir di Semarang. Ini wujud sinergi antara pemerintah pusat dan daerah,” ujar Gibran.

Gibran menambahkan, ke depan diharapkan langkah-langkah strategis lain, termasuk penyelesaian proyek giant sea wall, dapat segera diwujudkan untuk memperkuat perlindungan kawasan pesisir dari rob dan banjir.

“Saya titip kepada Gubernur dan Wali Kota, banjir ini jadi sorotan. Kita ingin sinergi terus berjalan. Mohon dikawal juga program lain seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, dan bansos yang akhir tahun nanti akan cair. Pastikan terdistribusi dengan baik, tepat sasaran, dan digunakan dengan benar,” imbuhnya.

Kolam Retensi Terboyo Capai 189 Hektar

Sebagai informasi, luas lahan Kolam Retensi Terboyo mencapai 189 hektare, dengan elevasi dasar kolam -4,15 meter.

Di lokasi tersedia 6 unit pompa axial vertical dengan kapasitas 5 m³/detik. Adapun panjang tanggul kolam mencapai 6,55 kilometer. Saat ini sedang dibangun temporary channel Terboyo berkapasitas 34.000 liter per detik, dengan rencana penambahan dua unit mobile pump berkapasitas 1.000 liter per detik.

Sebelumnya, Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi mengatakan, banjir yang melanda daerah Kaligawe Kota Semarang sudah mulai berangsur-angsur surut. Hal itu tak lepas dari kerja-kerja kolaboratif dan komperehensif oleh banyak pihak.

” Upaya penanganan banjir di Kaligawe Kota Semarang telah dilakukan mulai dari pemerintah pusat, provinsi, kota, hingga elemen masyarakat. penanganan banjir di daerah tersebut membutuhkan upaya komprehensif oleh banyak pihak,” ungkapnya.

Kunker tersebut juga dihadiri Direktur Jalan Bebas Hambatan Kementerian PUPR, Dedy Gunawan, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY Kementerian PUPR, Iqbal Tamher, serta Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Sultan Agung (Unissula) Semarang, Slamet Imam Wahyudi.

Selain itu, hadir pula Kepala Satuan Kerja Pembangunan Jalan Tol Semarang–Demak Kementerian PUPR, Wandi Saputra, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah maupun Pemerintah Kota Semarang.(sup)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.