Selama Januari-Oktober 2025, KAI Daop 4 Temukan 440 Barang Tertinggal dengan Nilai Rp 923.131.000

oleh -876 Dilihat

Semarang,KABARJATENG.Com– Barang milik penumpang kereta api yang tertinggal di dalam kereta, ternyata jumlahnya banyak sekali.  Apakah barang yang tertinggal itu sengaja atau tidak, pihak manajemen kereta api mengamankan barang tersebut

Berdasarkan yang diperoleh sepanjang bulan Januari-Oktober 2025, KAI Daop 4 Semarang mencatat 440 barang tertinggal dengan nilai estimasi Rp923.131.000,-.

” Dari jumlah tersebut, 74 merupakan barang berharga seperti handphone, laptop, proyektor, dan perhiasan,” ungkap Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo dalam keterangan tertulis, Kamis (20/11/2025).

Franoto menyampaikan, bahwa KAI terus memperkuat aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan pelanggan.

“KAI Daop 4 Semarang meningkatkan pelayanan aman dan terpercaya melalui layanan Lost and Found. Layanan ini membantu pelanggan menemukan barang yang tertinggal di stasiun maupun di kereta api,” ujar Franoto.

Kendati demikian, pelanggan dapat melaporkan kehilangan melalui kondektur, petugas pengamanan (Polsuska), atau KAI Contact Center 121.

Mengembalikan Barang secara Langsung. 

“Setelah laporan diterima, petugas melakukan penelusuran dan mengembalikan barang secara langsung jika segera ditemukan. Jika memerlukan waktu lebih lama, pelanggan akan mendapatkan informasi perkembangan pencarian,” ujar Franoto.

Hanya saat mengambil barang, pelanggan diwajibkan menunjukkan identitas diri. Informasi barang temuan juga diumumkan melalui pengeras suara di stasiun.

” Barang makanan hanya disimpan maksimal 1×24 jam sebelum dimusnahkan untuk menjaga kebersihan.”

Disebutkan, seluruh barang diberi label, diverifikasi, dan dicatat dalam database Lost and Found KAI yang terintegrasi nasional. Dengan sistem ini, pelaporan dan pencarian barang dapat dilakukan di stasiun mana pun.

Franoto menambahkan, menjelang masa angkutan Nataru, KAI Daop 4 Semarang mengimbau pelanggan untuk lebih berhati-hati dan waspada dalam menjaga barang bawaannya masing-masing.

“Kami mengajak pelanggan untuk selalu memeriksa kursi, rak bagasi, dan area sekitar sebelum turun dari kereta,” tutup Franoto.(sup*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.