Home / PMD / Perayaan Keuskupan Agung Semarang dan HUT ke-54 Kevikepan Yogyakarta di Kulon Progo

Perayaan Keuskupan Agung Semarang dan HUT ke-54 Kevikepan Yogyakarta di Kulon Progo

Wates, Kabarno.com – Bupati Kulon Progo Sutedjo dan Wakil Bupati Kulon Progo Fajar Gegana menghadiri acara peringatan HUT ke-80 Keuskupan Agung Semarang dan HUT ke-54 Kevikepan Yogyakarta dan Pemekaran Kevikepan Yogyakarta Rabu, 7 Oktober 2020 di Paroki Wates Kulon Progo.

Pemekaran Kevikepan Daerah Istimewa Yogyakarta dibagi menjadi dua yakni Kevikepan Yogyakarta Timur yang berpusat di Dumus Pacis Paroki Pringwulung Yogyakarta dan Kevikepan Yogyakarta Barat berpusat di Paroki Wates Kulon Progo.

Uskup Agung Semarang, Monsinyur Robertus Rubiyatmoko mengatakan pemekaran dilakukan dengan berbagai macam tujuan diantaranya untuk optimalisasi peran dan fungsi sebagai ordinaris atau pemangku pemerintahan Gereja di wilayah, juga sebagai optimalisasi keterlibatan umat yang semakin banyak di dalam penggembalaan atau pelayanan umat di Kevikepan serta optimalisasi pelayanan umat beriman agar semakin mendapatkan pelayanan yang semakin memadahi sehingga mengalami kasih Tuhan.

“Tujuan utamanya mengingat Kevikepan DIY di usia 54 tahun sungguh terasa sangat luas dan besar baik secara demografi maupun teritorial. Sehingga perlu dimekarkan supaya umat sungguh-sungguh terlayani dan semakin banyak yang terlibat,” katanya seusai acara peringatan di Komplek Gereja St Maria Bunda Penasihat Baik Wates.

Di musim pandemi Covid-19 ini umat Khatolik semakin berkiprah dalam mengembangkan dan memajukan masyarakat. Harapannya dengan adanya dua Kevikepan ini kehadiran Gereja semakin dirasakan oleh masyarakat pada umumnya.

Sementara itu, Ketua II Panitia Acara Aloysius Wahyu Ridar Wibowo bersyukur di masa pandemi Covid-19 ini dapat merayakan HUT Keuskupan Agung Semarang dan Kevikepan Yogyakarta.

“Masih bersyukur keuskupan yang sudah berusia 80 tahun ini di masa pandemi Covid-19 saat ini masih bisa merayakan bersama dengan para Romo di Kevikepan Yogyakarta dan dilanjutkan dengan pemekaran sebagai suatu sarana kita semua mendapatkan pelayanan pastural yang lebih baik,” jelas Ridar.(yah)

About yadi haryadi

Check Also

Di Lendah : Hajatan harus taati protokol kesehatan

Lendah, Kabarno.com – Gugus Tugas penangan Covid-19 Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo menyampaikan edukasi kepada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *