Ini dia Tawangsari FC. Kesebelasan sepak bola Tawangsari yang dulu dikenal dengan sebutan Perseta. Sebuah tim divisi 2 kompetisi sepak bola Kabupaten Kulon Progo. Tim kebanggaan warga Tawangsari. Sayang sudah lama, kesebelasan ini mati suri karena tidak ada kepengurusannya. Karang Taruna yang menaunginya, ikut mati suri.
Beruntung masih ada Ragil Setawan. Ia pecinta sepak bola yang tinggal di RT 40/20 Jombokan, Tawangsari. Dengan inisiatif sendiri, karena kecintaanya pada Perseta, ia mulai mengajak pemuda -pemuda Tawangsari untuk berlatih. Yang pertama ia lakukan, bukan latihan, sebenarnya. Melainkan gotong royong membersihkan lapangan.
Gayung pun bersambut. Ternyata respon teman-temannya cukup bagus. Maka mulailah mereka berlatih tiap Senin, Rabu, dan Jumat. Semangat para pemuda bisa dilihat dari sepatu baru dan tiap berlatih banyak yang datang.
Setelah berlatih, mereka mulai praktek main bola yang sesungguhnya dengan mengundang tim-tim dari tetangga dekat desa, seperti Josutan, Wates, Sentolo. Tanpa memandang hasil yang didapat, tidak peduli meski kalah, mereka terus keluar kandang, menambah jam terbang, dan melatih mental pemain.
Untuk menambah pengetahuan dalam membidani tim ini, Mas Ragil tidak sungkan atau malu untuk ngangsu kawruh pada seniornya di PS Garuda Temon. Ia rajin bertanya, selain melihat langsung pola permainan senior-seniornya itu.
“Setelah melihat dan mengikuti tiap latihan atau bertanding, saya yakin tim ini bisa bermain di level yang lebih tinggi. Tentu saja dengan tambahan sarana dan prasarana serta dukungan dari masyarakat, PemDes Tawangsar dan donatur,” katanya, berterus-terang. AMARTA: Ayo Maju Remaja Tawangsari.(kmg)
