Kota Semarang Matangkan Persiapan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 

oleh -43 Dilihat

SEMARANG,KABARNO.COM – Kota Semarang terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026 yang akan diselenggarakan pada tanggal 11-21 September 2026. Berbagai langkah strategis telah dipersiapkan secara terstruktur, mulai dari penguatan sarana prasarana, kesiapan venue, hingga penyambutan kafilah dari seluruh Indonesia.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan, bahwa salah satu program unggulan yang menjadi prioritas dalam menyambut penyelenggaraan MTQ adalah gerakan resik-resik tempat ibadah termasuk masjid.

“Program ini bukan sekadar kegiatan simbolis, melainkan gerakan kolektif yang melibatkan pemerintah, masyarakat, hingga pengurus tempat ibadah,” terang Agustina.

Kick off program tersebut dijadwalkan akan dilaksanakan pada Sabtu (25/4), sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi ke-479 Kota Semarang, dan akan dilaksanakan secara berkelanjutan hingga mendekati pelaksanaan MTQ pada 11-21 September 2026.

“Melalui program ini, seluruh masjid di Kota Semarang dipastikan dalam kondisi bersih, tertata, dan siap menjadi ruang ibadah yang nyaman bagi para kafilah dari berbagai wilayah di Indonesia,” tegas wali kota.

Dengan kesiapan tersebut, Kota Semarang ingin menghadirkan pengalaman religius yang berkesan bagi seluruh peserta MTQ dari berbagai provinsi.

Selain kesiapan utama, rangkaian side event  juga disiapkan untuk memperkuat atmosfer syiar sekaligus menggerakkan ekonomi daerah. Di antaranya adalah Lomba Rebana Tingkat Nasional, Expo Kaligrafi Islami, Pameran Halal Food Semarangan hingga IKM Awards yang akan digelar pada hari ke-3 hingga ke-7.

Untuk melengkapi pengalaman para tamu, Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang juga menyiapkan paket wisata terintegrasi yang dikemas secara profesional.

” Paket ini mencakup Wisata Religi, Wisata Heritage, serta Walk in Tour yang dirancang untuk memperkenalkan kekayaan sejarah, budaya, dan spiritual Kota Semarang.”

Pengembangan Paket Wisata 

Meski demikian, pengembangan paket wisata ini dilaksanakan melalui kerja sama antara Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies_ (ASITA) bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang.

” Kolaborasi ini memastikan bahwa para kafilah dan pengunjung tidak hanya mengikuti rangkaian lomba, tetapi juga menikmati destinasi unggulan Kota Semarang secara nyaman dan terkurasi.” ucapnya

Upaya ini, lanjutnya, sejalan dengan penguatan konsep destinasi wisata ramah muslim yang tengah dikembangkan, termasuk peningkatan fasilitas sarana ibadah, penataan kawasan wisata, hingga penyediaan layanan yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan muslim.

Kesiapan Kota Semarang sebagai tuan rumah tidak hanya ditunjukkan melalui infrastruktur, tetapi juga melalui penguatan citra sebagai kota yang bersih, ramah, dan religius.

” Sinergi lintas perangkat daerah, pelaku usaha, serta masyarakat menjadi kunci dalam mensukseskan penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI Tahun 2026.”

Dengan berbagai persiapan tersebut, Kota Semarang optimistis mampu memberikan pelayanan terbaik sekaligus meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta dan tamu.

” MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan momentum untuk meneguhkan nilai-nilai keagamaan, memperkuat persatuan, serta mengangkat potensi daerah ke tingkat nasional.” (sup*)