Home / KANGBARNO / Tanggal 2 Mei, Sahabat Ngopi Baksos Lagi

Tanggal 2 Mei, Sahabat Ngopi Baksos Lagi

Tinggal hitungan hari, forum diskusi Sahabat Ngopi bekerjasama dengan komunitas Sedulur NKS, menggelar bakti sosial di Kulon Progo. Dua lokasi sekaligus akan disasar pada Minggu Pon, 2 Mei 2021 nanti: Kalurahan Hargorejo Kokap dan Kalurahan Banaran Galur.

Tidak kurang ada 200an paket sembako akan dibagikan, di dua tempat tersebut. Hingga saat ini, nama-nama yang masuk sebagai calon penerima sembako sedang didata. “Sudah ada 150 nama, di Hargorejo 75 orang, di Banaran 75 orang. Targetnya memang hanya bisa menyalurkan 200 paket sembako,” kata Mbah Yatno Alimonsa, salah seorang penggagas Sahabat Ngopi yang memimpin Baksos kedua ini.

Sumarjono menyerahkan bantuan pada Baksos pertama akhir Februari 2021 lalu.

Seperti pada baksos pertama, baksos jilid dua yang bertajuk Ngayahi Kepedulian Sosial ini, digagas Sahabat Ngopi dan Sedulur NKS. Pendukung utama, masih sama. Ada Sumarjono, yang sudah tidak asing bagi para sahabat ngopi.

“Mudah-mudahan bermanfaat untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan. Waktunya sangat pas, karena sudah menjelang Idul Fitri,” kata Pak Jono yang saat ini menjabat sebagai  Pengawas Eksekutif Senior, Departemen Pengawasan Khusus IKNB, Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain Pak Jono dan Sedulur NKS, Baksos didukung pula oleh komunitas Kulon Progo di Jabedetabek (KPDJ), Deltaplotter, dan Sain. Tapi kali ini, ada tokoh lain yang juga peduli. Namanya Dr Sugeng Riyanta SH, MH.

“Alhamdulillah, Baksos kali ini, kita didukung juga oleh Pak Sugeng Riyanta. Beliau asli Dusun Sawahan, Kalurahan Banaran, Galur. Saat ini, menjabat sebagai Aspidum Kejati Sumatera Utara,” jelas Hirwan yang juga salah seorang penggagas Forum Sahabat Ngopi.

Bagi masyarakat Glur, nama Sugeng Riyanta yang hobi nonton wayang, memang sudah familier. “Baksos ini penting, di masa pandemic seperti sekarang. Pokoke untuk masyarakat Kulon Progo, kita bisa bergandengan tangan, mlaku bareng-bareng,” tuturnya.

Sementara itu, kesiapan panitia Baksos juga sudah matang. Besok sore, Mbah Yatno akan meluncur ke Kulon Progo untuk merapikan semua persiapan. “Karena ini misinya sosial, semoga kami masih bisa pulang ke Kulon Progo. Apalagi, hanya untuk satu hari selama Baksos,” kata Mbah Yatno yang juga sesepuh KPDJ.

Sekaitan dengan pelarangan mudik, yang berlaku sejak kemarin, Suyatno Alimonsa menambahkan, pihaknya akan patuh, andai memang tidak bisa ke Kulon Progo. Namun, Baksos tetap berjalan, karena ada tim panitia yang memang tinggal di Kulon Progo.

“Nanti, kita bisa membuat liputan jarak jauh. Kalau memang tidak bisa ke Kulon Progo, akan kita siapkan acara secara virtual. Bisa lewat aplikasi zoom serta dipacarkan memalui sosmed,” tutur Hari Rudi Atmoko, Wakil Bupati KPDJ yang juga penggagas Sahabat Ngopi.

Menurut Lurah Banaran, Haryanta, pihaknya telah mendata penerima sembako yang memang sangat membutuhkan. “Saat ini baru dua pedukuhan di Kalurahan Banaran, jumlahnya sudah 72 orang. Pedukuhan lainnya sedang disisir ulang,” tutur Pak Lurah.

Sistem penjaringan penerima Baksos, tambah Mbah Yatno, memang agak berbeda pada kali ini. “Kita data yang benar-benar membutuhkan, sehingga bisa bermanfaat. Semua dilibatkan memberi rekomendasi warga Kulon Progo yang pantas diberi Sembako. Konco-konco Sahabat Ngopi di Jakarta, menyetor 13 nama, kemudian tim dari Hargorejo menyiapkan 30an nama. Ada juga yang dari komunitas lain di Kulon Progo,” ungkapnya. (her)

About redaksi

Check Also

Swargi Langgeng Kagem Almarhum Haji Wasis Djuhar

Belum habis rasa kehilangan atas meninggalnya Raden Nganten Sukemi, yang merupakan tokoh perantau Kulon Progo …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *