Home / PMD / Menkes RI, Panglima TNI dan Kapolri Apresiasi Silacak, Inarisk, Isoter dan Percepatan Vaksin Saat Kunjungan

Menkes RI, Panglima TNI dan Kapolri Apresiasi Silacak, Inarisk, Isoter dan Percepatan Vaksin Saat Kunjungan

Pengasih, Kabarno.com – Menteri Kesehatan RI Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU. Panglima TNI Marsekal TNI Dr (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P., dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, M.Si., melaksanakan kunjungan kerja di wilayah Kabupaten Kulon Progo, yang dipusatkan di Gedung Taman Budaya Kulon Progo, Sabtu (21/08).

Kedatangan Menkes, Panlima TNI dan Kapolri disambut oleh Pangdam IV/Diponegoro, Gubenur AAU, Kapolda DIY, Wakil Gubenur DIY, Danlanud Adisutjipto, Ka RSPAU Hardjolukito, Danrem 072/Pmk, Kabinda DIY, Danlanal DIY, Pts GM Bandara YIA, Dansat Pom Lanud ADS, Dansatrad 215 Congot, Danden Hanud 474 Paskas, Forkopimda Kulon Progo beserta jajarannya.

Dalam kunjungan kerja tersebut Menkes RI, Panglima TNI dan Kapolri melaksanakan peninjauan giat vaksinasi, pemberian bantuan sosial, interaksi dengan empat pilar dan pengecekan aplikasi Silacak dan Inarisk, dilanjutkan dengan konferensi pers.

Menkes RI menyampaikan, kami datang untuk melihat progres vaksinasi Yogyakarta. Virus ini masih lama hidup berdampingan dengan kita sehingga testing dan tracing perlu dilakukan. Kalau ada yang sakit harus dilaporkan ke Puskesmas, itu merupakan bagian tracing supaya virus bisa dikendalikan. Lebih dari 95% konfirmasi Covid-19, akan sembuh yang penting cepat ditesting dahulu, sosialisasikan agar jangan takut untuk ditesting, tanyakan siapa saja yang pernah bertemu, mudah-mudahan akan selamat.

Panglima TNI menjelaskan tadi pagi sudah datang WNI dari Kabul sebanyak 26 orang dengan penerbangan pesawat dari TNI, berkat kerjasama Kemenlu dengan pihak Turki dapat berjalan dengan baik, 5 diantaranya adalah warga Philipina sekarang sudah di Jakarta.

Terkait dengan kasus konfirmasi Yogyakarta masih di atas 150 kasus dan masih di level 4, tugas kita harus banyak tracing kontak erat. Dari kasus konfirmasi dilakukan perawatan di isoter tidak boleh isoman sehingga dapat terpantau kekurangan obat dan kondisi pasien. Empat pilar harus bekerja keras melakukan himbauan untuk warga terkonfirmasi agar mau isolasi di isoter kecuali hasil PCR negatif boleh isoman dengan karantina selama lima hari.

Kapolri mengatakan pemerintah terus melakukan evaluasi penanganan Covid-19, saat ini sudah ada beberapa kelonggaran aktifitas masyarakat, sehingga masyarakat bisa melakukan kegiatan di sektor-sektor perekonomian. Tentu dengan pelonggaran tersebut beresiko peningkatan penularan Covid-19, sehingga masyarakat harus tetap menjaga protokol kesehatan.

Kegiatan vaksinasi menjadi salah satu yang ditingkatkan dalam seminggu ini sampai akhir tahun. Terhadap masyarakat yang masih ragu silahkan hadir di gerai-gerai yang disiapkan TNI Polri, untuk vaksinasi sehingga masyarakat yang banyak aktifitas terlindungi.

Selesai kunjungan kerja di wilayah Kulon Progo, Menkes RI, Panglima TNI dan Kapolri melanjutkan kunjungan kerja ke Kabupaten Gunung Kidul Provinsi D.I. Yogyakarta.(asw,yah)

About yadi haryadi

Check Also

Jasa Raharja Cabang DIY Gelar Sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas

Temon, Kabarno.com – Peristiwa kecelakaan lalu lintas masih saja sering terjadi di D.I.Yogyakarta. Sebagai bentuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *