Di Hari Film Nasional, Ini Dia, Film-film Berbahasa Jawa

oleh -12 Dilihat
oleh

Di tengah gairah lahirnya karya-karya baru para sineas Indonesia, terselip cerita film-film dengan gaya berbeda. Setidaknya, ada keberanian beberapa sutradara untuk membuat film dengan bahasa Jawa.

Salah satunya yang terbaru, film berjudul Yowis Ben. Beberapa hari lalu, Presiden Joko Widodo, bahkan terlihat menonton film yang digarap oleh Bayu Skak dan Fajar Nugros.

Tiga hari sebelum Hari Film Nasional, Presiden Joko Widodo, dibuat bahagia usai nonton film berjudul Yowis Ben.  Ini bukan film biasa, karena menggunakan bahasa Jawa model Jawatimuran.

Di sebuah mal di Malang, Jokowi  merasa senang, ada film dengan dialeg Suroboyoan. “Saya senang sekali ada sebuah film yang berbahasa daerah Jawa Timuran. Kemudian di bawahnya tetap ada terjemahan bahasa Indonesia sehingga semua bisa melihat dan menikmati film ini,” ungkap Pak Presiden.

Film Yowis Ben, memang bukan film pertama yang menggunakan bahasa Jawa. Sebelumnya, sudah ada beberapa film yang berbahasa Jawa. Tahun 2015 misalnya, pernah ada film pendek berjudul Siti. Lalu, ada Turah, Prenjak, dan yang paling baru, Ziarah. Berikut ini film-film berbahasa Jawa itu:

Siti

Siti adalah film berbahasa Jawa yang sukses di berbagai festival internasional. Dibuat tahun 2015, film hitam-putih  ini berkisah tentang sosok orang Jogja. Diperankan Sekar Sari, Siti meraih penghargaan di Festival Film International Shanghai 2015:  Sinematografi dan Naskah film terbaik untuk kategori New Asia Talent Competition, sedangkan Sekar meraih Best Performance dalam Singapore Film Festival ke-25.(*)

Prenjak

Film pendek ini juga menggunakan Bahasa Jawa. Di Festival Film Cannes 2016,  film besutan Wregas Bhanuteja ini, memenangkan Le Prix Découverte Leica Cine sebagai film pendek terbaik. Berkisah soal Diah (Rosa Siregar) yang menawarkan bagian intimnya dilihat temannya.(*)

Turah

Wicaksono Wisnu Legowo menggarap film ini dan langsung mendapat penghargaan Netpac Award. Dengan judul Turah, film berbahasa Jawa ini juga tayang di 9th Bengaluru Internasional Film Festival 2017, India.  Kisahnya, seputar kehidupan sehari-hari masyarakat Tegal di Kampung Tirang.(*)

Ziarah

Film Ziarah adalah film dengan setting, bahasa, serta pemain yang orang Jawa. Sebuah karya bernani yang membuahkan banyak penghargaan. Film hasil besutan sutradara BW Purbanegara ini, berjaya sebagai film terbaik dan skenario terbaik dalam ASEAN International Film Festival and Awards (AIFFA) 2017. Film yang bertutur dalam Bahasa Jawa ini berkisah tentang perjalanan Mbah Sri (Ponco Sutiyem)  mencari kuburan suaminya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.