Home / CAKRUK

CAKRUK

CKTB-3: Kejuatan Ulang Tahun yang Gagal

Pagi-pagi, hari Sabtu kemarin, gue, Sazkia (adik gue yang nyebelin banget karena suka ngejahilin gue) dan ayah pura-pura sibuk. Ya, sibuk dengan kesibukan masing-masing. Memang, ini hal yang kami lakukan tiap hari. Sibuk, seolah tak peduli dengan sekitarnya. Namun kesibukan ini berbeda. Sebab, kesibukan yang pura-pura untuk menyembunyikan sebuah kejutan. …

Read More »

CKTB-2: Misteri Buku Harian kiki

Gak sengaja. Bener-benar gak sangaja. Siang itu saat gue  mau minjem powerbanknya mami Kiki. Tapi bersama itu, ada sebuah buku terjatuh di bawah lantai kelas. Gue ambil. Niatnya beneran cuma mau ngambil doang.  Gak ada niatan buat ngeliat sedikitpun. Tapi situasi bikin gue KEPOO… Kenapa harus kepo? Karena cover buku …

Read More »

CKTB-1: Kenapa Disebut CKTB, Ceritanya Panjang

Hai teman, ini hari yang indah. Seindah hati ini yang sedang lepas dari beban homework. Hari Minggu adalah saatnya merefresh otak yang udah seminggu ngebul oleh rumus-rumus Pak Bayan, guru kimia yang super jadul itu. Eit…maaf, harusnya gue gak boleh ya nyela guru yang baik hati itu. Gue kan punya …

Read More »

CAKRUK: Onthas-anthus Ra, Tanya Ki Mbero

Wis tengah wengi. Semubang harino. Tengah malam, saatnya manjing sanggar pamujan, mesu rogo. Tapi sebelum pulas, ada yang harus dipulas sebagai penghias hari. Perlu dicatate, iki ngelmu titen. Titeni wae, angger cakruke sepi, meski jalarane Ki Mbero murco. Dan, akhirnya, Cakruke Komunitas nJanturan Satu, kembali seru. Setelah berhari-hari isinya hanya …

Read More »

CAKRUK: Maneges-Manekung ing Malem Jemuah Klliwon

Dino Kemis Wage suasana kekes, adem, anyep, nyenyet. Ngancik mongso kawulo utowo wisaka, memang banyak yang harus dibenahi. Apalagi di tahun Dal dengan Wukul Bala, saat yang tepat untuk merenung. Suasana alam semesta yang serba wingit, seperti direspon oleh para pendekar Njombokarto dengan membatasi ucapan. Lebih banyak diam, mengunci lathi. …

Read More »

CAKRUK: Saat Ki Mbero Tak Kunjung Njedul

Sudah berhari-hari Cakruke komplang. Nyenyet ra ono benine. Sepanjang hari kemarin, sudah pasti karena atine podo kekes menyambut gerhana bulan total. Ngedap-edapi oleh sebab, mbulane dicaplok Betoro Kolo nganti diwenehi sebutan Bulan Purnama Berdarah. Utowo Super Blood Moon. Sehari sebelumnya, ada penggede Cakruk yang berkabung. Jadi yo wes, ikut belosungkowo …

Read More »

CAKRUK: Sabdo Asmoro Kiai Njenar

Sore-sore Cakruke wes rome. Ki Mbero yang datang pertama sudah langsung pasang aksi. Denpur yang berikutnya muncul, digebrak dengan kata-kata yang menonjok hati. Apalagi, sepertinya Denpur njarak membahas soal Dik Anis, gadis manis yang ia condro memiliki hidung mancung. “Do ora ono sing wani…wedi karo bu…” Kalimat ini menjadi bumerang …

Read More »

CAKRUK: Kerawuhan PRD, Semua jadi Kaclep

Serius. Cakruk yang biasanya ubruk, kedatangan kiai kondang yang agak-agak tumben, kerso rawuh di Cakruk yang diisi oleh politisi adu strategi. Tentu saja, ini menjadi sangat istimewa, meksi terasa aneh. Entahlah. Mungkin pengaruh gempa Banten kemarin dan gempa Jakarta, tadi siang. Tapi okelah. Kedatangan Kiai PRD ini memang menjadi berkah …

Read More »

CAKRUK: Ketika Mbah Rono tak lagi Populer di Mata Anak-anak

Cakru e wis mulai meliuk-liuk. Perdebatan sudah nyaris satu jam berlangsung. Eyel-eyelan, ubruk, saling menggembosi. Denpur, Densus, Ki Mbero, Denwiro. Semua saling menyerang. Tidak jelas benar, siapa kawan-siapa lawan.  Pokoke, semboyan mereka, esuk dele sore tempe. Atau pakai semboyan yang lebih kekinian, tidak ada lawan yang abadi, karena yang abadi …

Read More »