Home / PMD / Bakul Kayu peduli sampah

Bakul Kayu peduli sampah

Kaleng plastik kalau dibiarkan begitu saja, dan tergenang air dapat digunakan untuk berkembang biak nyamuk, yang menimbulkan penyakit demam, apa lagi didaerah Kokap semenjak dulu sudah kondang dengan adanya wabah demam yang ditimbulkan dari gigitan nyamuk ujar, Ida Ristanti, warga Pedukuhan Anjir, Desa Hargorejo, Kecamatan Kokap, salah satu bakul kayu yang saat mengikuti gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk, PSN di seputaran Pasar Kokap, Jum’at, 22 Maret 2019′.

” Saat ini kita melakukan Gerakan Pemberantasn Sarang Nyamuk, hal ini kita lakukan untuk mengantisipasi berkembangnya jentik jentik nyamuk demam berdarah.”

Kegiatan Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk ini menurut Ida Ristanti yang terpenting warga masyarakat secara rutin melakukan kegiatan, satu misal satu minggu sekali, kaleng dan plastik perlu dikumpulkan dan dilakukan dengan M 3 yaitu Menguras, Mengubur dan Membakar.

Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk ini dilaksanakan setiap hari jum’at dan pelaksanaannya di seluruh Pedukuhan se Desa Hargorejo, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo, setiap kali melaksanakan Gerakan Pwmberantasan Sarang Nyamuk diikuti puluhan orang, terdiri dari aparat TNI, POLRI dan warga masyarakat. ( yah )

About yadi haryadi

Check Also

Tim Saber Pungli Pusat Kunjungi SAMSAT Kota Yogyakarta

Yogyakarta, Kabarno.com – Jum’at, 24 September 2021 Tim Saber Pungli Pusat melakukan peninjauan di Samsat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *