Home / PMD / Ahli Waris Laka Cirebon Kurang Dari 1 Hari Terima Santunan

Ahli Waris Laka Cirebon Kurang Dari 1 Hari Terima Santunan

Cirebon, Kabarno.com – Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalur Pantura Cirebon, tepatnya di Desa Playangan, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Minggu, 3 April 2022. Sebuah minibus Toyota Avanza terlibat kecelakaan dengan truk tronton yang bermuatan minyak, mengakibatkan enam orang meninggal dunia. Tiga orang meninggal dilokasi kejadian termasuk sopir kendaraan Toyota Avanza.

Sementara tiga orang lainnya meninggal di RSUD Waled Cirebon. Tiga orang tersebut, awalnya dikabarkan
mengalami luka berat, namun meninggal dunia saat tiba di rumah sakit. Dari informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat Toyota Avanza dengan nomor polisi G 1011 CC yang melaju kencang dari arah Cirebon menuju Losari, tiba-tiba oleng ke kiri
kemudian menabrak Kendaraan Truk Tangki dengan nomor polisi BH 8350 MV yang sedang berhenti parkir di bahu jalan.

“Lagi lagi di Jalan Pantura, kali ini 6 korban meninggal dunia,” dikatakan Rivan A. Purwantono Direktur Utama Jasa Raharja dalam keterangan persnya di Jakarta, Minggu, 3 April 2022.

Lebih lanjut Rivan, menyampaikan duka cita yang mendalam atas kejadian tragis tersebut. Petugas Jasa Raharja bersama Rekan dari Polres Kota Cirebon telah meninjau ditempat kejadian dan melakukan pendataan korban meninggal dunia di RSUD Waled. Langkah proaktif tersebut dalam rangka untuk pelayanan santunan yang cepat dan tepat sesuai harapan masyarakat yang menjadi korban.

“Seluruh korban meninggal mendapat santunan dari Jasa Raharja. Santunan
meninggal dunia tersebut dapat diproses dengan cepat kurang dari 24 jam karena digitalisasi proses kerjasama yang telah terbina dengan instansi terkait salah satunya
dengan Korlantas Polri yaitu IRSMS (Integrated Road Safety Management System) yang mengintegrasikan data kecelakaan secara langsung kepada Jasa Raharja untuk kecepatan keterjaminan korban dan dengan Dukcapil yaitu integrasi data kependudukan yang memudahkan Jasa Raharja dalam penentuan Ahli Waris korban,” jelas Rivan.

Hal ini tentu Jasa Raharja dengan cepat memberikan kemudahan pelayanan Jasa Raharja kepada para korban sehingga dapat tertangani dengan cepat. Korban meninggal dunia berhak atas santunan diserahkan kepada ahli waris yang sah menurut aturan yang berlaku sebesar Rp 50 juta, untuk korban luka-luka dijamin biaya perawatan oleh Jasa Raharja sampai dengan maksimal Rp 20 juta. Hal ini sesuai Peraturan Menteri Keuangan RI No 15 Tahun 2017. Saat ini seluruh santunan meninggal dunia dan jaminan bagikorban luka-luka telah kami tuntaskan dalam kurun waktu kurang dari 9 jam.

Santunan ini diberikan mengingat kendaraan yang terlibat sudah membayar pajak kendaraan dimana disetiap pembayaran pajak kendaraan yang dibayarkan di SAMSAT sudah termasuk pembayaran Sumbangan Wajib Dana kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Sehingga apabila terjadi musibah kecelakaan yang di sebabkan kendaraan lain para korban akan mendapatkan jaminan dari Jasa Raharja sesuai Program Perlindungan Dasar Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.

“Dengan sistem pelayanaan yang terintegrasi secara digital dengan instansi terkait yaitu Polri,Rumah Sakit, Ditjen Dukcapil Kemendagri, dan Pamong Praja setempat hingga perbankan maka proses santunan dapat kami lakukan on time walaupun dihari libur sekalipun, seperti hari ini Minggu, 3 April 2022,” tambah Rivan.

Jasa Raharja turut berduka cita atas terjadinya kecelakaan maut tersebut. Semoga dengan adanya santunan Jasa Raharja dapat bermanfaat bagi seluruh korban kecelakaan maupun keluarga yang ditinggalkan.(ags,yah)

About yadi haryadi

Check Also

Jasa Raharja Bersama KPPD DIY di Gunung Kidul Ajak Warga Hargomulyo Gedangsari Tertib Bayar PKB

Gunung Kidul, Kabarno.com – PT Jasa Raharja Samsat Gunung Kidul bersama KPPD DIY di Gunung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *