Home / Uncategorized / 13 Pedukuhan di Kalurahan Banaran, Galur Siap Bhaksos
Sumarjono menyerahkan batuan saat Bhaksos Sahabat Ngopi-Sedulur NKS pada akhir Februari 2021.

13 Pedukuhan di Kalurahan Banaran, Galur Siap Bhaksos

Bhakti Sosial Forum Diskusi Sahabat Ngopi Kulon Progo yang menggendeng Sedulur NKS dan sejumlah tokoh, segera dilakasnakan. Bhaksos pertama, berlangsung hari Sabtu, 1 Mei 2021 di Kaluruhan Hargorejo, Kapenewon Kokap.

Sementara Bhaksos selanjutnya, digelar di Kalurahan Banaran, Kapenewon Galur. Di Banaran, penyerahan Sembako akan dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut mulai hari Rabu, 5 Mei hingga Jumpat 7 Mei 2021.

Lurah Banaran, Haryanta, SH

Menurut Haryanta, Lurah Banaran, pembagian Sembako akan laksanakan setiap hari selama tiga hari. Tujuannya, agar tidak ada kerumunan. Jadi, teknis pembagian Sembago dijadwalkan dan dilakukan di setiap pedukuhan.

“Setiap hari empat pedukuhan melaksanakan pembagian Sembako. Berturut-turut sampai 13 pedukuhan. Pada hari pertama, Rabu 5 Mei 2021, dilakukan di Pedukuhan Jati, pukul 09.00 WIB. Lalu, Pedukuhan Bunder II jam setengah sepuluh. Jjam 10 pagi giliran Pedukuhan Bunder II, baru setelah itu, pada jam setengah sebelas dilaksanakan di Pedukuhan Bunder IV. Di situ kami akan serahkan secara simbolis terus pindah ke pedukuhan lainnya,” jelas Pak Lurah.

Dengan teknis penyerahan Sembako seperti itu, tidak akan ada kekhawatiran terjadi kerumunan. Semua Sembako juga didrop di pedukuhan masing-masing. Kemudian, teknis selanjutnya diserahkan ke pak dukuh.

Bhaksos yang dilaksanakan di Kalurahan Banaran, memang sangat mengejutkan. Sebab, dari semula hanya disiapkan 75 paket untuk 75 orang masyarakat yang berhak menerima, akhirnya berkembang menjadi semua pedukuhan kebagian.  Total Sembako yang dibagikan, cukup banyak, karena dibantu beberapa orang donator.

Baksos yang bertajuk Ngayahi Kepedulian Sosial ini, memang sudah menjadi tradisi Forum Diskusi Sahabat Ngopi Kulon Progo. Agenda tiga triwulanan ini, sudah digelar untuk kedua kali di tahun ini. Pertama pada akhir Februari lalu, di sejumlah wilayah di Kapenewon Kokap.

“Pada akhir April ini, menjadi istimewa, karena dilaksanakan di bulan Ramadhan. Kemudian, para dermawan yang terilbat juga banyak. Termasuk tokoh-tokoh masyarakat. Misalnya saja, Pak Sumarjono, tokoh perantau kelahiran Dusun Nganjir, Hargorejo. Kemudian ada juga Doktor Sugeng Riyanta, tokoh kelahiran Dusun Sawahan, Kalurahan Banaran, Galur,” jelas Hirwan, salah seorang penggagas Sahabat Ngopi dan panitia Bhaksos.

Pak Jono yang merupakan pendiri Sedulur NKS, tambah Hirwan, memang selalu berpartisipasi dalam setiap kegiatan yang digelar Sahabat Ngopi. Begitu juga dengan Pak Sugeng Riyanta yang saat ini menjadi Aspidum di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

Bhaksos Sahabat Ngopi di wilayah Kalirejo, Kokap, akhir Februari 2021.

Menggelar kegiatan di masa pandemi, yang harus ta’at pada protokol kesehatan, bukan sekali ini diselenggarakan oleh  Tim Sahabat Ngopi.  Sehingga sudah siap, jika membuat Bhaksos yang tidak menimbulkan kerumunan.

“Kita sudah tiga kali membuat event besar. Pertama turnamen bulutangkis persahabatan di bulan Agustus. Kemudian turnamen yang pesertanya lebih luas, di bulan Oktober. Terkhir pada bulan Desember kita membuat wayangan virtual,” jelas Mbah Yatno Alimonsa, salah seorang penggagas Forum Sahabat Ngopi sekaligus sesepuh KPDJ.

Bhaksos yang di Hargorejo, tambah Mbah Yatno, juga bukan yang pertama. Karena akhir Februari yang lalu, tim Sahabat Ngopi pernah membuat Bhaksos di beberapa wilayah di Kapenewon Kokap. “Kali ini, dipusatkan di Hargorejo, tapi yang mendapatkan bantuan dari banyak tempat di luar Kalurahan Hargorejo,” tuturnya.(her)

About redaksi

Check Also

Klarifikasi Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *