Home / KEMAT / Yang Magis dari Keris Dhapur Mundharang

Yang Magis dari Keris Dhapur Mundharang

Diskusi virtual Perkumpulan Tosan Aji Brajabumi, dibuka oleh Ki Ahamad Surodhipa. Lemparan sebuah pertanyaan sederhana, sekadar melempar ide diskusi. Ini tentang keris lurus berdhapur mundarang. Atau mendarang, ada pula yang menuliskannya mundharang.

“Ngaputen poro sepuh lan poro kadhang. Bade tangled filosofi keris berdhapur Mudharang utawi Mundharang. Sak derengipun matur nuwun,”  kalimat itu segera menjadi bahan diskusi yang menarik.

Banyak arti dan filosofi dari keris berdhapur  mundharang. Diskusi menjadi agak tersendat, karena memang literatur tentang keris ini, agak terbatas. Setidaknya, itu diungkapkan oleh Ki Sugeng Winarto.

“Mengenai keris berdapur mundharang memang jarang yang mengulas secara makna dan filosofi. Arti kata dari mundarang, literasinya juga sangat sangat sedikit. Malah hampir-hampir tidak ada. Ini seperti pasopati yang minim rujukan. Namun tanpa sogokan dan kembang kacang pogog atau ngirung buto, pernah ada senior di perkerisan yang mengartikannya keberanian,” jelasnya.

Secara bentuk, banyak pecinta keris yang menyebut bahwa dhapur mundharang, agak mirip dengan dhapur tumenggung. Memang, kembang kacang pogok tanpa sogokan menjadi salah satu ciri keris ini.

Sebenarnya, masih menurut Ki Sugeng, ada tiga dhapur keris yang hampir mirip. Pertama, keris berdhapur pasopati dengan kembang kacang pogog,dengan sogokan. Lalu, mundarang (kembang kacang pogog atau ngirung buto, tanpa sogokan). Serta, (kalo tidak salah) jalak sangupati (kembang kacang pogok dengan sogokan sesisih.

“Seingat saya itu. Mundarang arti harfiahnya apa saya juga belum paham. Saya masih mencari-cari referensinya, tapi juga belum ketemu,” kata Ki Sugeng yang selain pecinta keris dan penggiat budaya, juga seorang spiritual peng-pengan.

Tapi benarkah dhapur Mundarang termasuk agak jarang? Pertanyaan ini seperti retorika yang tidak membutuhkan jawaban. Karena tidak banyak referensi tentang keris ini, sudah bisa dipastikan, dhapur Mundharang, memang keris langka.

“Ya d ibanding dhapur keris-keris yang lain, mundharang termasuk agak jarang. Berbeda dengan dhapur keris lurus yang lain seperti Tilam Upih, Sinom, Kebo Lajer, Jalak, atau Brojol. Dhapur-dhapur itu populer sehingga mudah ditemui,” tutur Ki Sugeng. (kib)

About redaksi

Check Also

Ini Tentang Keris Luk Lima

Ini pusaka legendaris. Luk lima yang magis. Orang juga menyebutnya sebagai keris pandawa. Pada masa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *