Jakarta, KABARNO Com- Malam itu, suasana di Ciputra Artpreneur terasa berbeda. Deretan penonton memenuhi ruang pertunjukan untuk menyaksikan Teater Musikal “Mar” dalam special show yang juga dihadiri para veteran pejuang, pembela dan veteran perdamaian.
Pertunjukan yang berlangsung selama tiga jam itu mampu membawa penonton larut dalam suasana haru, semangat perjuangan, sekaligus romantika kisah cinta di masa revolusi.
Tampak hadir bintang film era 80-an, Lenny Marlina, yang datang didampingi sang suami, Bambang W. Suharto.
Kehadiran mereka menjadi perhatian tersendiri di tengah para artis, seniman, budayawan, serta puluhan awak media yang turut memadati lokasi pertunjukan.
Begitu tirai panggung terbuka, penonton langsung larut dalam alur cerita yang dibangun dengan kuat dan emosional. Teater musikal “Mar” tidak sekadar menyajikan hiburan, tetapi menghadirkan kembali semangat perjuangan dalam tragedi heroik Bandung Lautan Api.
Kisah cinta yang dibalut pengorbanan dan perjuangan rakyat berhasil dikemas secara dramatis, menyentuh perasaan para penonton dari berbagai generasi.
Pemain para Generasi Muda
Penampilan mereka mendapat apresiasi hangat dari seluruh penonton yang hadir.
Pada segmen penutup acara, Marsdya TNI (Purn) Wresni Wiro menyampaikan sambutan apresiasi dan ucapan terima kasih mewakili Ketua Umum DPP LVRI.
Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan rasa bangga dan penghargaan atas dedikasi para pemain dan seluruh tim produksi yang telah berhasil mengangkat kembali semangat perjuangan bangsa melalui seni pertunjukan yang berkualitas dan menyentuh hati.
Mendampingi Waketum II DPP LVRI tampak sejumlah pimpinan, di antaranya Mayjen TNI (Purn) Rudjiono, Mayjen TNI (Purn) Iwan Sulandjana, Irjen serta Marsda TNI (Purn) Tumiyo serta Pol. (Purn) Zainal Abidin Ishak, Brigjen TNI (Purn) Yayat Ro chadiat, Marsma TNI (Purn) Frans Yusuf, Marsma TNI (Purn) Sigit Priyono bersama sejumlah keluarga yang turut menikmati jalannya pertunjukan hingga selesai.
Usai pertunjukan, banyak penonton mengaku puas dan terharu. Mereka menilai teater musikal ini bukan hanya berhasil menghibur, tetapi juga menjadi jembatan penting agar generasi muda tetap mengenal semangat perjuangan para pendahulu bangsa melalui bahasa seni yang indah dan penuh makna.(*)
Laporan: Sudadi – Ka Pustak
