Home / KANGBARNO / Sahabat Ngopi Merekatkan Kekancan Sesama Wong Kulon Progo

Sahabat Ngopi Merekatkan Kekancan Sesama Wong Kulon Progo

Gelaran Ngopi atau Ngobrolin Inspirasi akhir pekan kemarin, mendapat banyak sambutan positif dari warga Kulon Progo. Peserta yang mencapai 100 orang, antusias mengikuti diskusi online ini. Karena sifatnya virtual, peserta tidak hanya yang berada di Jabodetabek, tapi di perantauan lain.

“Malah ada yang dari Palembang. Selain itu ada juga konco-konco dari Kulon Progo. Ini memang forumnya wong Kulon Progo untuk membangun guyup-rukun,” kata Sutomo, alumni STM  Negeri Wates yang menjadi bagian dari tim penggagas Sahabat Ngopi.

Lalu banyak yang bertanya siapa saja, selain Mas Tomi yang menggodok Sahabat Ngopi? Apa tujuannya?

BACA JUGA: http://www.kabarno.com/nks-menulis-kpdj-silaturahmi-tanpa-tendensi/

“Kita ada tujuh orang. Wong pitu yang secara serius memulai gerakan ini. Kalau kami sebut gerakan, jangan ada yang alergi apalagi mengartikan sebagai sesuatu yang tidak baik atau bersifat politis. Ini gerakan kebaikan. Membangun kebersamaan tanpa tendensi apa-apa selain bersilaturahmi, bersinergi, serta maju bersama,” tegas Sutrisno Yulianto, STP, MM, C.NLP yang juga penggagas Sahabat Ngopi.

Tokoh-tokoh muda Kulon Progo yang  masuk tim penggagas Sabahat Ngopi adalah Heri Rudi Amoko yang merupakan Wabub KPDJ. Ada pula Mbahyatno Alimonsa yang dikenal sebagai sesepuh KPDJ.

Tim lain adalah Irwan, Founder Kabarno.com dan Koranpelita.com. Lalu, Nursamsir yang punya jaringan nasional, serta Mad Rais yang seorang entrepreneur.

 “Tujuan dibentuknya Sahabat Ngopi sebagai forum berkreasi. Kami dipertemukan dalam gagasan yang sama, melanggengkan rasa cinta pada Kulon Progo. Minimal ya bisa merawat kekancan lan sesrawungan sesama perantau Kulon Progo,” kata Irwan yang cah Njombokan, Kalurahan Tawangsari.

Sepakat dengan Irwan, menurut Mbah Yatno Alimonsa, merekatkan Kembali sesrawungan adalah kunci menjadi perantau yang teruji. “Tiga narasumber yang kita hadirkan dalam Ngopi malam minggu kemarin, setuju dengan semangat menjaga silaturahmi, karena dari sini, semua dimulai,” jelasnya.

Ngopi atau Ngobrolin Inspirasi adalah gerakan pertama Sahabat Ngopi. Akhir pekan ini, Ngopi akan kembali dbuat, dengan narasumber dan tema yang berbeda.

“Kita sudah menyiapkan banyak program. Selain Ngopi, ada beberapa agenda yang menurut kami sangat strategis untuk kemajuan perantau Kulon Progo. Karena memang eranya digital, kami sudah menyiapkan divisi digital yang kuat,” tutur Heri Rudi, alumni SMAN Kokap yang paham benar tentang teknologi dan dunia digital.

Sahabat Ngopi, tambah Mad Rais atau nama lengkapnya Muhammad Fadli Rais, tidak hanya didukung anak-anak muda, tapi juga para senior perantau Kulon Progo. “Semua demi kebaikan bersama. Kalau tujuane apik mesti yo didukung masak enggak,” ungkap Mad Rais yang warga Aluso alias alumni SMP Sogan.

Dukungan untuk Gerakan Sahabat Ngopi, timpal Nursamsir, mengonfirmasi bahwa perantau Kulon Progo membutuhkan tempat ngopi. “Mudah-mudahan kami bisa merawat semangat sekaligus menjalankan amanah konco-konco semua. Kita mulai dari niat baik, langkah baik, dan tujuan baik,” kata Pak Nur yang tokoh alumni STMN Wates.(pitu)

About redaksi

Check Also

KPDJ & Tim Sahabat Ngopi ke Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Slipi

Senin siang  27 Juli 2020, jalanan di kota Jakarta lengang.  Di hari pertama pekan keempat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *