Home / PMD / Polres, Pemda dan Kodim sosialisasikan pemahaman radikalisme

Polres, Pemda dan Kodim sosialisasikan pemahaman radikalisme

Wates, Kabarno.com – Pandemi Covid-19, dimungkinkan dimanfaatkan oleh sekelompok orang untuk menyebar paham radikalisme, pembatasan umat untuk beribadah, jaringan terorisme untuk bergerak di masyarakat.

“Kondisi Covid-19, jaringan terorisme dan radikalisme itu, tetap bergerak menebar paham radikal di tengah masyarakat,” ujar Kanit III Satintelkam Polres Kulonprogo, Ipda Imron Rosidi dalam Sosialisasi Pelibatan Masyarakat dalam Kegiatan Kontra radikalisme, di Kalurahan Wates, Kulonprogo, Jum’at, 1 Mei 2020.

Imron menambahkan sosialisasi ini diselenggarakan oleh Polres Kulon Progo bekerjasama dengan Kodim 0731/ Kulon Progo dan Pemkab Kulon Progo, saat ini memanfaatkan isu pembatasan kegiatan umat beragama, seperti larangan sholat tarawih berjamaah di Masjid, menghilangkan kultum, hingga pengajian dan kegiatan yang selama ini identik dengan bulan Puasa.

“Mereka menjadikan hal itu sebagai pintu masuk untuk menebar ajaran radikalisme di masyarakat,” tambahnya

Polisi, TNI, Pemda mengajak peran aktif masyarakat untuk melakukan pencegahan, tokoh agama dan tokoh masyarakat harus bisa ikut memerangi paham radikalisme.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (plt) Kepala Kesatuan Berbangsa dan Politik (kesbangpol) Kulonprogo Budi Hartono mengajak masyarakat untuk lebih peduli dengan lingkungan. Kehadiran bandara menjadikan Kulonprogo semakin maju. Akan banyak orang datang untuk mencari kost atau tempat tinggal.

“Mayarakat harus ikut mengawasi. Kalau ada yang mau kost tidak salah menanyakan KTP atau keterangan lain,” jelas Budi.(yah)

About yadi haryadi

Check Also

Alumni SMEABO 1983 Tingkatkan Silaturahmi

Bantul, Kabarno.com – Alumni SMEA Bopkri Wates Kulon Progo Angkatan tahun 1983 menyelenggarakan silaturahmi untuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *