ACI

Recent Posts

1.407 Tahun Galuh-3: bahasa Ngapak Sisa Kejayan Galuh Purba

Dinasti Syailendra naik panggung, menandai surutnya pamor Galuh Purba di kaki Gunung Slamet. Tak ingin benar-benar kalah bersinar, Galuh Purba dibawa ke barat menuju Kawali. Inilah yang kemudian disebut Galuh Kawali. Tapi rupanya, sisa-sisa Galuh Purba tidak semua dibawa ke barat. Sebab, muncul Galuh Kalingga sebagai penerusnya di wilayah tengah …

Read More »

1.407 Tahun Galuh-2:Kalah Pamor, Diboyong ke Barat

Pangeran Wangsakerta dari Cirebon pernah menulis babad Pustaka Rijya-Rajya i Bhumi Nusantara. Di sana disebutkan tiga wangsa yaitu Kalinggawangsa, Sanjayawangsa, Sailendrawangsa. Itulah penguasa di abad abad ke-7 dan ke-8. Tiga wangsa itu, seperti berkaitan dengan tulisan Fruin-Mees (Geschiedenis van Java, 1919, p. 16-20). Ketika tiga wangsa naik pamor menjadi penguasa …

Read More »

1.407 Tahun Galuh-1: Inilah Negeri dari Kaki Gunung Slamet

Pulang dari Kabupaten Ciamis usai mengikuti Meiling Ngadegna Galuh, akhir pekan kemarain, 23 Maret 2019, rasanya ada yang menggoda untuk ditelisik. Perayaan kolosal ini memperingati usia Galuh yang sudah memasuki pintu 1.407 tahun. Itu jika ditarik dari keberadaan Galuh pada 612 Masehi. Konon, Galuh adalah kerajaan tua yang diteruskan kerajaan …

Read More »