Home / KANGBARNO / Mengenal Dalang Kebumen-12:Ki Darman Gondo Warsito, Teguh Memegang Tradisi Jawa

Mengenal Dalang Kebumen-12:Ki Darman Gondo Warsito, Teguh Memegang Tradisi Jawa

Sebagai masyarakat Jawa yang memiliki begitu banyak warisan luhur budaya dari para pendahulunya, tentu saja kita akan turut merasa bangga. Karena dari warisan budaya ini banyak nilai nilai luhur terpatri pada sanubari masyarakat yang menjadikan kehidupan yang harmonis, gugup rukun, bergotong royong,ayem tentrem dan bisa hidup berdampingan dengan damai walaupun berbeda keyakinan dan asal daerah. Masyarakat Jawa adalah masyarakat sederhana namun kaya akan tradisi budaya yang luar biasa.

Tengok saja ketika musim panen tiba atau pada bulan tertentu seperti bulan Sura. Perwujudan rasa syukur masyarakat kepada Tuhan Seru Sekalian Alam yang telah banyak memberikan keberkahan dengan panen yang melimpah atau keselamatan terhadap jiwa dan raga akan diwujudkan dalam berbagai tradisi yang rutin dilakukan dalam setiap saatnya dengan tetap memegang teguh tradisi yang ada sesuai adat istiadat daerah masing masing, baik dalam tata cara atau bentuk upacara yang digelar termasuk pertunjukan seni budaya rakyat diantaranya pementasan wayang kulit.

Banyak istilah yang muncul, seperti halnya nyadran, sedekah bumi, memetri bumi, Suran atau ruwat bumi, apapun namanya semua dimaksudkan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Sang Maha Pencipta .

Adalah Ki Darman Gondo Warsito, dalang senior Kebumen, karena kemampuannya yang dianggap mumpuni banyak menerima job mendalang yang berhubungan dengan acara tradisi rakyat yang rutin dilakukan seperti halnya memetri bumi.

Masyarakat di wilayah urut Sewu yang terbentang dari Jogjakarta bagian barat, Purworejo, Kebumen, Banyumas, Cilacap bahkan juga mereka yang ada di wilayah kedu, Magelang, Wonosobo dan sekitarnya adalah masih memegang teguh dengan tradisi nyadran atau sedekah bumi.

Ki Darman yang dalam setiap pementasannya membawakan gagrag Mataraman, akan mengingatkan kita pada alm Ki Timbul ( Jogjakarta ) memilki kesan tersendiri dihati penggemarnya.

Selain kondang sebagai dalang wayang kulit, Ki Darman Gondo Warsito juga piawai mementaskan wayang golek menak khas Kebumen yang menyuguhkan cerita khas menak.

Suami dari pesinden Nyi. Suwarti yang tinggal di Desa Benerwetan, Kecamatan Ambal, Kebumen ini adalah langganan para kepala desa yang akan memiliki hajat memetri bumi didesanya. Berbagai daerah pernah dilakukan pementasan, terkadang juga ditempat yang dirasa cukup wingit dan khusus

Tidaklah mudah menjadi dalang seperti Ki Darman, karena selain harus rajin melakukan olah batin untuk meningkatkan daya spiritualnya juga harus sanggup memegang teguh tradisi yang ada di masyarakat.

Kini, di era modern seperti sekarang ini, tidaklah banyak dalang dengan kemampuan seperti Ki Darman Gondo Warsito, namun Kabupaten Kebumen memilikinya.

Kediamanya yang hanya berjarak beberapa ratus meter dari Makam Bupati Ambal, Kanjeng Bupati Boerbonegoro yang konon sangat senang dengan Seni Karawitan Jawa ini, menambah wibawanya sebagai dalang tradisi.

Kebumen, 16 Mey 2020

Ki Setyo Brajabumi

Pemerhati Budaya Nusantara, Hp. 081310352619

About redaksi

Check Also

Sugeng Tindhak Bopo MT  MT Arifin

Rabu, 9 September 2020, menjadi hari berduga bagi para penggiat budaya. Sebab hari itu, budayawan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *