Hari ini Jum’at. Besok sabtu dan sebentar lagi malem Minggu. Seperti biasane mendekati malam Minggu ati tansah bungah. Itulah hari untuk melepaskan penat karena sepekan bekerja.
Tapi tidak seperti biasa, di malam Sabtu bukan malam minggu, kami nduwe rencana arep dolan nang alun alun Purwerejo.
Lan mbengi iki wis siap. Aku adiku lan ponakanku wes nyiapke perbekalane. Seperti sewaktu SMP yang menyiapkan perbekale tamasya nang gunung Tangkuban Perahu Bandung. Dan tamasya sepisan iku, rasane pengen kalah karo tamasyaku mbiyen.
Mobil kamipun mulai bergerak ke arah barat menuju Purworejo. Di jalan kami terus membicarakan bagaimana alun alun Purwerejo yang konon kata orang orang sangat indah. Kami membicarakan masalah ini bak kami membicarakan wisata ke Bali yang sama-sama belum pernah. Yaa begitulah. Ketok ndesone yo….
Kurang satu jam, kami mulai sampai di beranda alun alun. Dari kejauhan, tampak pancuran air menyambut kami. Kadang air tampak meluncur dari arah bawah ke atas, sampai menjulang tinggi.
Hati tampak bungah melihat pemandangan pertama kalinya itu. Selanjutnya kami dihibur mobil-mobil yang diontel dan dihiasi lampu warna-warni. Walaupun pemandangan itu, sudah biasa karena banyak di tempat lain, tapi hati ini juga amat terhibur.
Tidak terasa. Rasanya belum cukup bersantai, tapi malam nampak makin larut. Mata juga mulai mbeyuyut alias ngantuk. Kami sepakat, pulang. Tapi pasti, tidak lama lagi, kami akan kembali ke alun-alun Purworejo yang ternyata ngangeni.(maspriyo)
