Home / PMD / Kulon Progo Terima Rapot Baik Ketua Gugus Covid-19 Sampaikan Terimakasih Kepada Warga Masyarakat Kulon Progo

Kulon Progo Terima Rapot Baik Ketua Gugus Covid-19 Sampaikan Terimakasih Kepada Warga Masyarakat Kulon Progo

Wates, Kabarno.com – Penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Kulon Progo sudah mulai menunjukkan hasil. Dari data yang disampaikan dalam kunjungan Presiden Joko Widodo, di Daerah Istimewa Yogyakarta Jumat, 9 September 2021, mobilitas di Kabupaten Kulon Progo yang paling rendah di DIY. Sementara untuk capaian vaksinasi, Kulon Progo berada di nomor 3 setelah Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman.

“Vaksinasi dosis pertama sudah mencapai 61 % dan dosis kedua mencapai 18 %. Vaksinasi Akan terus ditingkatkan, agar target 75 % dosis pertama bisa tercapai di akhir bulan September 2021,” kata Fajar Gegana Wakil Bupati Kulon Progo Minggu, 12 September 2021.

Fajar Gegana Wakil Bupati dan Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 menambahkan Vaksinasi di Kulon Progo, berjalan dengan efektif, dimana stok yang masih tersimpan di Gudang penyimpanan, hanya 66.725. jumlah ini merupakan yang paling sedikit di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kabupaten Kulon Progo juga menjadi yang tertinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta dalam percepatan realisasi APBD untuk gerakan ekonomi, khususnya yang terkait dengan Bantuan Sosial dengan angka 56,8 persen. Sementara untuk Bed Occupancy Rate (BOR), Kulon Progo juga rendah yakni dibawah 30 %.

Pertumbuhan ekonomi di Daerah Istimewa Yogyakarta juga sudah agak baik daripada Nasional. Namun yang menjadi catatan, yaitu angka kematian akibat Covid-19 cenderung naik sehingga Presiden Joko Widodo mengingatkan untuk tetap berhati-hati.

Dalam hal ini Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulon Progo menghimbau agar Panewu dan Lurah meningkatkan pengawasan pada warganya yang tengah menjalani isolasi mandiri (Isoman) dirumahnya masing-masing.

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulon Progo, berharap, Panewu dan Lurah diingatkan untuk meningkatkan pengawasan pada warga yang tengah menjalani isolasi mandiri.

Bilamana perlu, pasien yang isoman dipindahkan ke Isolasi Terpusat (Isoter) atau rumah sakit rujukan penanganan Covid-19, untuk antisipasi naiknya kasus kematian saat menjalani isolasi mandiri. Ada kemungkinan, pasien isoman tersebut sebenarnya bergejala meski dari kondisi luar baik-baik saja.

“Jangan sampai tren kenaikan angka kematian saat isoman, menjadi indikasi kenaikan kasus juga menjadi naik. Jangan sampai ada badai Covid-19 yang mengerikan di Kulon Progo. Jadi pasien isoman harus betul-betul dipantau,” katanya.(yah)

About yadi haryadi

Check Also

Tekan Penyebaran Virus Corona Polsek Girimulyo Blusukan Diberbagai Tempat

Girimulyo, Kabarno.com – Jajaran Kepolisian Sektor Girimulyo, Polres Kulon Progo guna menekan penyebaran virus Corona …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *