Home / KANGBARNO / Ki Setyo Budi, Bakal Calon Bupati Kebumen-10: Asli Urut Sewu  

Ki Setyo Budi, Bakal Calon Bupati Kebumen-10: Asli Urut Sewu  

Tinggal di wilayah urut Sewu menjadikan Ki Setyo Budi sangat dekat dengan Laut Selatan. Tidak hanya dekat secara jarak tempat tinggal yang hanya sekitar 5 Km, namun juga pemahamannya terhadap tradisi pesisir kidul, lengkap dengan segala legenda dan mitos-mitos Laut Selatan.

Urut Sewu adalah sisi selatan Kebumen. Memiliki tradisi yang unik, terangkai sejah ratusan tahun  silam. Kawasan ini juga kayak sejarah. Termasuk sejarah berdirinya Kebumen.

Laut Selatan menjadi sangat penting bagi masyarakat Kabupaten Kebumen, karena dari beberapa Kabupaten / kota di Jawa Tengah, Kebumen adalah salah satu yg memiliki wilayah perairan laut.

Kondisi ini melengkapi betapa kayanya Kabupaten Kebumen dengan sumber daya alam yang memiliki tiga wilayah utama yaitu Dataran Tinggi ( Pegunungan ) Dataran Rendah dan Laut.

Samudra Indonesia yang berada di wilayah Kebumen memiliki peran yang sangat kompleks. Lokasinya yang berbatasan langsung dengan wilayah perairan laut Australia memiliki fungsi sebagai benteng pertahanan keamanan wilayah NKRI.

Secara ekonomi, airnya yang memiliki kadar garam tinggi dan tingkat kedalaman laut menjadikan Laut Selatan Kebumen kaya dengan Sumber Daya Alam Kelautan.

Beberapa jenis ikan dengan nilai jual tinggi baik di pasar lokal maupun internasional ada di perairan Samudera Indonesia termasuk diwilayah Kebumen. Sebut saja ikan Bawal Laut dan Layur.

Permintaan pasar internasional khususnya untuk ikan Layur dari perairan laut di Kebumen sangat tinggi. Karena kualitas ikan Layur di Kebumen adalah yang terbaik. Tidak hanya yang segar (utuh) yang pecah perut (istilah untuk ikan Layur yang sudah kurang bagus secara kesegaran) pun laku keras di pasar dunia.

Ki Setyo memiliki kepekaan dan kepedulian tingi  dengan hal ini karena pengalamannya menangani ekspor ikan di Pelabuhan Muara Baru dan Muara Angke Jakarta.

Berton-ton dan banyak ragam jenis ikan yang didatangkan ke Jakarta dari daerah Cilacap dan Pangandaran. Dan ternyata ikan-ikan itu hasil tangkapan dari wilayah perairan Samudera Indonesia termasuk dari Kebumen.

Kondisi ini tentu saja sangat membuat prihatin , karena hingga saat ini Kabupaten Kebumen yang notabene memiki laut yang luas dan kaya akan sumber daya alam, belum memiliki infrastruktur (sarana dan prasarana), penangangan (sebut saja pelabuhan, cool storage, pabrik pengolahan) yang memadai. Apalagi memiliki kapal penangkapan ikan yang besar dan pendukungnya.

Walau sudah ada Perahu Penangkap Ikan dan Tempat Pelelangan Ikan namun kiranya hal ini masih harus banyak dilakukan pembenahan. Tentu jika Kebumen tidak mau terus terkalahkan dari Kabupaten kabupaten lain yang sudah lebih maju dalam mengelola tata kelautan di wilayah selatan. Misalnya saja Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Cilacap dan Pangandaran.

Perhatian Pemerintah Pusat terhadap budidaya garam di Kebumen (yang baru-baru ini dicanangkan) dengan mengucurkan anggaran sebesar Rp. 50 M adalah bentuk apresiasi positif yang harus diberikan perhatian penuh oleh Pemangku Kepentingan di Kebumen.

Dengan kucuran dana yang cukup besar diharapkan mampu meningkatkan produksi garam yang lebih baik hingga mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah Kebumen. Setidaknya untuk kemakmuran masyarakat disekitar pantai selatan.

Cara itu, bisa menjadi solusi sekaligus penghapus  beban isue isue konflik strategis di kawasan Urut Sewu. Sebab, langkah itu memberi sisi positif dengan mendongkrak industri ekonomi kerakyatan dengan memanfaatkan sumber daya laut.

Menurut Ki Setyo, Laut Selatan memang mengandung berjuta misteri. Tidak hanya secara batiniah yang oleh sebagian masyarakat diterjemahkan dengan kehadiran Ratu Kidul. Namun juga mengandung begitu banyak sumber daya alam yang sudah waktunya dimanfaatkan untuk sebesar besarnya kesejahteraan rakyat.

Sejatinya, Kabupaten Kebumen sangat kaya raya, jika mampu memetakan potensi yang dimiliki. Dan Ki Setyo sangat tahu bagaimana cara membuat masyarakat kebumen semakin makmur, sehingga mengangkat Kebumen menjadi wilayah yang maju. (bersambung)

About redaksi

Check Also

Sahabat Ngopi Merekatkan Kekancan Sesama Wong Kulon Progo

Gelaran Ngopi atau Ngobrolin Inspirasi akhir pekan kemarin, mendapat banyak sambutan positif dari warga Kulon …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *